Hari Terakhir Blusukan di Pasar, Mbak Ita dapat Hadiah Pijatan dari Mbah Ratmi

SEMARANG (Asatu.id) – Sebulan penuh, Politisi PDI Perjuangan Hevearita G Rahayu melakukan sosialisasi dukungan terhadap Calon Presiden (Capres 01) Jokowi – Ma’ruf, di Kota Semarang. Pasar tradisional pun menjadi sasaran yang menurut Mbah Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu itu untuk melakukan sosialisasi.

Sosialisasi yang dikenal dengan istilah Rebo-nan itu pun diakhiri dengan mengunjungi Pasar Burung Karimata, Semarang . Ada hal unik yang terjadi saat Mbak Ita mengunjungi Pasar tersebut, dimana salah seorang pedagang yang dikenal dengan nama Mbah Ratmi menawarkan jasa pijatnya kepada Mbak Ita.

Mbah Ratmi nampak tidak canggung saat memijit politisi PDI Perjuangan, Mbak Ita tersebut. Sesekali, keduanya tertawa sambil berbincang dan bergurau.

“Kulo niku sampun sepuh. Usiane 83 tahun. Teng mriki dados tukang kerokan kaliyan pijet,”kata Mbah Ratmi kepada Mbak Ita.

Warga Jolotundo itu tertawa saat Mbak Ita menahan pijatannya. Dia mengaku sudah puluhan tahun menjadi tukang pijat.

“Kulo sampun dangu mijet. Pun puluhan tahun. Riyen mboten teng mriki, ditimbali kaliyan tiyang-tiyang,”ungkapnya.

Mbah Ratmi juga mengatakan dirinya sanggup dipanggil memijat ke mana saja. Asalkan, sambung dia, ada yang menjemputnya ke lokasi tujuan.

“Lha nek ditimbali njih saget. Namung, dipethuk kersane mboten kesel kulo,”kata dia diikuti tawa Mbak Ita bersama rombongan Relawan Perempuan Pilih Jokowi (Pertiwi).

Sementara itu, Mbak Ita mengaku pijatan Mbah Ratmi sangat nyaman. Dirinya memang sedang tidak enak badan. Kebetulan ada Mbah Ratmi, maka dia meminta untuk dipijat.

“Pijatannya enak sekali, kerasa. Sebetulnya saya juga pengen kerokan, tapi ndak bisa sekarang, waktunya mepet,”Kelakar dia.

Meski demikian, Mbak Ita mengungkap dirinya tidak boleh patah semangat untuk berkampanye di hari terakhir ini. Bagi dia, ini adalah puncak bagi kader, relawan, dan simpatisan untuk all out menyampaikan dukungan terhadap Jokowi.

Mbak Ita berharap, Kota Semarang dapat melebihi target yang ditentukan, yakni 80 persen suara. Maka itu, dia meminta kader dan simpatisan lainnya untuk terus semangat.

“Ya harus tetap semangat. Ini hari terakhir kampanye, tidak boleh nglokro. Kita harus all out bersosialisasi dukungan kepada Pak Jokowi,”pungkas dia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *