Thania dan 76 Biarawati Ramaikan Pemutaran Film Perdana Ave Maryam di Kota Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Tampil perdana di Kota Semarang, sebanyak 76 biarawati Gereja Gedangan ikut menyaksikan film Ave Maryam besutan sutradara Ertanto Robby Soediskam, Kamis (12/4).

Acara nonton barenga pemutaran perdana film Ave Maryam sendiri berlanngsung meriah, hal ini dikarenakan artis cilik Nathania Angela Widjaja (10) yang merupakan salah satu pemeran dalam film tersebut juga turut hadir bersama puluhan biarawati yang datang.

Thania sendiri dalam film itu berperan sebagai Dinda, seorang anak yang bertugas sebagai pengantar susu di gereja.

Ia berharap, film perdananya tersebut bisa memberikan hiburan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Syutingnya memang di Semarang dan Jogja. Tapi saya banyak ikut yang di Kota Lama, Lawang Sewu, dan Gereja Gedangan Semarang. Saya berperan sebagai Dinda, pengantar susu untuk suster. Dalam proses syuting saya memang didampingi orang tua, jadi tidak banyak mengalami kendala,” katanya.

Dia bercerita, selama mengikuti proses syuting film yang disutradarai Ertanto Robby Soediskam tersebut, banyak pengalaman yang didapat karena berkerja bersama dengan banyak artis dan aktor senior.

“Pengalamanku berperan di film ini menjadi banyak, bisa belajar dari artis-artis senior,” ungkapnya.

Sementara itu, orang tua Nathania, Budiono Widjaja mengungkapkan kebanggaanya kepada putri nya tersebut.

“Thania dari umur 5 tahun sudah belajar di sekolah modeling. Sebagai orang tua mendukung, arahnya kemana kalau bagus kita dukung, kalau melenceng kita arahkan,” ungkapnya.

Sebelumnya di sampaikan, film Ave Maryam yang dibintangi Maudy Koesnaedi (Maryam), Tutie Kirana (Monic), Chicco Jerikho (Yosef), Joko Anwar (Martin), Olga Lydia (Mila), Nathania (Dinda), Febby (Rebeca), telah dirilis perdana di bioskop Indonesia mulai 11 April 2019.

Ave Maryam merupakan film tentang pergulatan batin biarawati, antara ketaatan dan cinta. Film dengan latar waktu sekitar tahun 1998 ini bercerita tentang Suster Maryam (Maudy Kusnaedi), seorang biarawati di daerah Semarang.

Suster Maryam bertugas mengurus biarawati-biarawati tua di sebuah gereja.

Menjelang ulang tahunnya yang ke-40, Suster Maryam berusaha untuk semakin memurnikan diri.

Suatu malam, Romo Martin (Joko Anwar) berkunjung ke asrama kesusteran yang dipimpin oleh suster Mila (Olga Lydia), tempat yang sama dengan suster Maryam beraktivitas.

Romo Martin memperkenalkan Romo Yosef (Chico Jerikho) dan Suster Monic (Tutie Kirana) yang akan menetap di kota tersebut.

Kehadiran Romo Yosef, yang juga pandai bermain musik, membuat Suster Maryam jatuh hati. Karena cinta adalah hal yang terlarang bagi mereka, hubungan dilakukan secara diam-diam.

Hubungan tersebut bukannya tidak diketahui orang lain, Suster Monic, suster yang sudah senior menasihati Romo Yosef untuk membuang perasaan cinta itu.

Tapi apa daya, perasaan cinta keduanya sudah semakin kuat. Begitupun dengan Maryam.

Sejak jalinan asmara dengan Romo Yosef, dia mulai kesulitan dalam mengurus biarawati-biarwati tua yang menjadi tugasnya.

Dia juga sering pulang terlambat dan melewatkan tugasnya yang lain.

Hingga akhirnya dia harus memutuskan untuk kembali ke jalan Tuhan yang sejak awal dia pilih.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *