Peringatan Earth Hour Hotel Ibis Simpang Lima Gandeng Komunitas Yoga 

SEMARANG (Asatu.id) – Earth Hour atau Bahasa Indonesianya adalah Jam Bumi, merupakan sebuah kegiatan global yang diadakan oleh World Wide Fund For Nature (WWF) pada hari Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya.

Kegiatan ini berupa pemadaman lampu yang tidak diperlukan di rumah dan gedung-gedung perkantoran selama satu jam untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim.

Kegiatan yang dicetuskan WWF ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007. Saat itu 2,2 juta penduduk Sydney berpartisipasi dengan memadamkan semua lampu yang tidak diperlukan.

Setelah Sydney, beberapa kota di seluruh dunia ikut berpartisipasi pada Earth Hour 2008 dan tahun-tahun selanjutnya. Untuk Tahun 2019 ini Earth Hour jatuh pada Sabtu tanggal 30 Maret 2019.

Pada Earth Hour tahun ini, Hotel ibis Semarang Simpang Lima kembali berpartisipasi dalam ikut berperan serta mematikan lampu yang tidak diperlukan selama satu jam sebagai wujud tindakan dalam menghadapi perubahan iklim.

Executive Secretary & Public Relation Hotel Ibis Semarang Simpang Lima, Kristian Ayu Wardhani mengatakan kegiatan ini dilakukan setiap tahunnya dan diisi dengan kegiatan-kegiatan menarik yang berbeda.

“Jika tahun lalu diramaikan dengan kegiatan night run, tahun ini pihak manajemen menggandeng komunitas olahraga yoga untuk melakukan kegiatan olahraga ini bersama dengan tamu-tamu hotel,” ujarnya.

Ayu mengungkapkan kegiatan ini bertujuan supaya masyarakat tetap berkegiatan positif dan bermanfaat di saat melakukan pemadaman lampu selama kurang lebih satu jam.

Pukul 18.30 WIB manajemen hotel tampak sibuk mempersiapkan area lobby hotel di lantai 1 untuk menyambut para tamu dan perwakilan komunitas yang akan melakukan olah raga yoga bersama di area lobby hotel.

Kondisi lobby tampak berbeda dari biasanya karena tampak beberapa ornament dari lilin apung dan sticker berpendar yang tampak menghiasi area lobby. Tak lama mulai berdatangan para tamu dan komunitas untuk melakukan registrasi dan pengambilan nomor peserta.

Yang unik, mereka juga mendapatkan 2 pasang pospor stick yang dapat dijadikan sebagai gelang atau ikat kepala. Di mana stick tersebut akan berpendar pada saat kondisi gelap. Para peserta disambut oleh MC dan dipersilahkan untuk menikmati coffee break yang sudah disediakan di area coffee and beer corner.

Setelah peserta lengkap berkumpul, MC mengarahkan para peserta untuk menuju area yoga. MC berbagi goody bag ibis dan voucher makan bagi peserta maupun tamu yang bias menjawab pertanyaan yang dilontarkan.

Kemudian acara dibuka oleh Ibu Wiwied Nurseka selaku General Manager Hotel ibis Semarang Simpang Lima dilanjutkan dengan sedikit cerita mengenai pentingnya keikutsertaan kita dalam kegiatan earth hour yang disampaikan oleh Ibu Igan Tapapati selaku Talent & Culture Manager Hotel ibis Semarang Simpang Lima.

Tepat pukul 18.30 WIB Lampu pun dipadamkan sesuai dengan anjuran surat edaran dari Gubernur Jawa Tengah, dan aktivitas yoga pun dimulai. Sangat unik, dimana aktivitas ini yang biasanya dilakukan di dalam ruangan dengan pencahayaan terang kali ini yoga dilakukan di kegelapan yang bersinarkan cahaya temaram lampu-lampu romantis serta pancaran sinar berwarna-warni dari gelang-gelang pospor yang dikenakan oleh para peserta. Cahaya yang unik serta alunan lagu dan arahan dari instruktur membuat suasana yoga pada earth hour semakin syahdu.

Setelah kurang lebih 45 menit melakukan aktivitas yoga bersama, para peserta pun melepaskan lelah sambil menunggu lampu dinyalakan kembali. MC mengajak para peserta untuk tetap berada di posisi masing-masing untuk mencoba keberuntungan pembagian doorprize berupa 2 buah voucher menginap di jaringan AccorHotels Group di Indonesia, voucher makan, dan banyak goodybag ibis lainnya.

Para peserta tampak sangat gembira setelah melepas lelah beraktivitas dan membawa pulang kenang-kenangan dari Hotel ibis Semarang Simpang Lima.

Ayu menambahkan diharapkan para tamu dan masyarakat pada umumnya semakin mengerti akan arti pentingnya kita berpartisipasi dalam tindakan sederhana mematikan lampu selama satu jam saja ternyata sangat memiliki pengaruh positif bagi perubahan iklim dunia.

“Hal ini akan dilakukan oleh manajemen hotel setiap tahunnya dengan berbagai aktivitas berbeda untuk semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dan bangga ikut berperan serta dalam membantu bumi,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *