Tim Gabungan Bawaslu Kota Semarang Tertibkan 1831 APK

SEMARANG (Asatu.id) – Tim Gabungan Penertiban APK yang terdiri dari Bawaslu Kota Semarang, Komisi Pemilihan Umum  (KPU), Kesbangpol, Satpol PP, Distaru, Disperkim dan Dishub Kota Semarang kembali melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang melanggar ketentuan dalam Peraturan Walikota No 65 Tahun 2018, Kamis (28/3).

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini mengatakan, dalam penyisiran, tim gabungan dibagi menjadi empat kelompok, yakni Semarang Barat, Semarang Utara, Semarang Selatan, dan Semarang Timur.

“Wilayah Semarang Barat dimulai dari Balaikota – Jl Soegijopranoto – Siliwangi – Jl Jendral Sudirman – Jl Prof Hamka – Terminal Cangkiran – Balaikota. Kemudian wilayah Semarang Utara dimulai dari Balaikota – Jl Pandanaran – Jl Ahmad Yani – Majapahit – Jl Soekarno Hatta – Jl Citarum – Kota lama – Balaikota. Kemudian untuk wilayah Semarang Selatan dimulai dari Balaikota – Jl Dr Soetomo – Jl Kaligarang – Jl Kelud Raya – Jl Papandayan – Jl Sultan Agung – Jembatan Jatingaleh – Balaikota dan untuk wilayah Semarang Selatan Balaikota – Jl Soegijopranoto – Jl Kokrosono – Arteri Yos Sudarso – Jl Kaligawe – Pasar Genuk – Balaikota,” paparnya.

Naya menerangkan sebelumnya melakukan penertiban, pihaknya sudah melakukan identifikasi APK yang melanggar Peraturan Walikota No 65 Tahun 2018 dan jumlahnya ada 1831 APK yang ada di seluruh kecamatan di Kota Semarang yang melanggar.

“Untuk itu kita langsung melakukan penertiban dengan menurunkan semua APK yang melanggar. Dari hasil penertiban yang dilakukan semalam baru 634 alat peraga kampanye yang bisa diturunkan. Jumlah tersebut belum ditambah dari jumlah Panwaslu Kecamatan yang juga melakukan penertiban APK,” jelasnya.

Penertiban APK kali ini, lanjut Naya, merupakan upaya mengembalikan fungsi tata kota yang kondusif dan terhindar dari kesemrawutan APK dari para caleg yang dipasang tidak sesuai aturan.

“Kita juga sudah merencakan akan melakukan penertipan kembali insyallah pada minggu depan, mengingat ini sudah mendekati selesainya masa kampanye, maka kita harus selesaikan APK yang melanggar dulu baru nanti tanggal 14-16 kita menurunkan semua APK yang ada di Kota Semarang,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *