Plasa Simpang Lima Kembali DiKontrak, Nilainya 6,7 Miliar Per Tahun

Plasa Simpang Lima Kembali di Kontrak, Nilainya 6,7 Miliar Per TahunSEMARANG (Asatu.id) – Perjanjian kerjasama pengelolaan Plasa Simpang Lima Semarang kembali diperpanjang antara Pemkot Semarang dengan PT Argamukti Pratama. Hal ini menyusul kerjasama pengelolaan asset Pemkot tersebut sudah berakhir pada pertengahan Maret ini.

Pj Sekretaris Daerah Kota Semarang, Agus Riyanto mengatakan, Plasa Simpang Lima yang merupakan asset milik Pemkot Semarang akan kembali difungsikan sebagai pusat perbelanjaan, dan dikelola oleh PT Argamukti Pratama.

“Masa kontrak Plasa Simpanglima memang sudah habis dan sudah dilakukan serah terima pada 17 Maret 2019 lalu. Pemkot Semarang dan PT Argamukti Pratama sudah sepakat untuk memperpanjang kontrak, namun hanya sampai 2029. Itupun dengan durasi kontrak lima tahunan,” katanya, Jumat (28/3).

Lebih lanjut, Agung mengungkapkan, tim audit sudah mengecek gedung dan semua fasilitas umum di Plasa Simpanglima. Dari hasil audit, bangunan tersebut dinilai masih layak. Hanya saja, pihak pengembang yang menyewa, diwajibkan melakukan pengecekan fasilitas umum secara periodik seperti eskalator, lift, tangga, dan lainnya.

“Dengan persyaratan PT Argamukti Pratama memperbaiki fasilitas yang ada. Itu sebelumnya tanah milik pemkot yang disewa PT Argamukti Pratama selama 30 tahun, dan saat ini sudah habis, sudah serah terima. Kemudian ditindaklanjuti kerja sama lagi,” ungkapnya.

Agus membeberkan, nilai kontrak lahan tersebut disesuaikan dengan harga saat ini, yakni Rp 6,7 miliar per tahun yang dibayarkan langsung untuk lima tahun ke depan.

Menurutnya, kerja sama pemanfaatan aset sangat menambah pendapatan asli daerah (PAD). Penyewaan aset ini masuk dalam kategori pendapatan lain-lain yang tentunya bisa digunakan untuk dana pembangunan Kota Semarang. Adapun jika masa kontrak tersebut habis pada 2029 mendatang, Agus belum dapat memastikan akan diperpanjang kontrak atau mencari investor kembali.

“Setelah 2029, rencananya belum tahu. 10 tahun mendatang saya yakin fisik kota berubah, termasuk kawasan Simpanglima juga akan berubah. Nanti menyesuaikan,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *