Walikota Semarang Janjikan Bangun Kembali Cagar Budaya Rumah Abu Tiek Soe

SEMARANG (Asatu.id) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi ikut prihatin atas terjadinya kebakaran Rumah Abu, Kong Tiek Soe yang berada di kawasan Pecinan, Gang Lombok, Kota Semarang. Dalam musibah tersebut, satu orang meninggal dunia, yang merupakan juru kunci tempat ibadah warga konghucu tersebut.

“Kita semua ikut prihatin, salah satu bangunan cagar budaya terbakar dan ada satu korban jiwa yang meninggal dunia. Dan juga ada satu petugas pemadam kebakaran yang terluka. Harapannya petugas kita itu segera pulih,” katanya, Jumat (22/3).

Lebih lanjut, Hendi sapaan akrab Walikota itu mengatakan, pihaknya akan membantu untuk mengembalikan fungsi dari rumah ibadah tersebut sebagai peninggalan sejarah atau cagar budaya di Kota Semarang.

“Satu sisi perlu kita bantu supaya klenteng itu, bisa segera pulih dan kembali bisa dipakai beraktivitas. Tidak hanya untuk aktivitas di wilayah kepercayaan atau agama mereka miliki, tapi juga mengembalikan jadi salah satu aset budaya yang merupakan bagian sejarah dari Kota Semarang,” ungkapnya.

Oleh karenanya, pihaknya akan terus mengawal dan mensupervisi supaya Rumah Abu kembali berdiri dan dapat difungsikan kembali setelah terbakar.

“Paling tidak kita bisa membantu supervisi. Jadi, penataan bangunan cagar budaya ini kita punya aturan-aturan yang baku, nanti kita bisa supervisi pada Yayasan,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *