Prodi S1 Ilmu Hukum USM Raih Akreditasi A

Kaprogdi S1 Ilmu Hukum Dr Amri Panahatan Sihotang Mhum dan Dekan Fakultas Hukum USM menunjukkan sertfikat akreditasi, kemarin

SEMARANG (Asatu.id– Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Semarang (USM) berhasil meraih akreditasi “A” berdasarkan keputusan BAN – PT No. 419/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2019.

Sebelumnya dilakukan visitasi oleh assesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof D Ade Saptomo SH MSi dari Universitas Pancasila Jakarta  dan Dr Chandra Irawan SH MHum dari  Universitas Bengkulu pada 21 Februari lalu.

Tim assessor diterima oleh Rektor Universitas Semarang Andy kridasusila SE MM dan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Diponegoro Prof H Abdullah Kelib SH serta Dekan Fakultas Hukum   beserta pengelola Fakultas Hukum.

Dalam sambutannya Rektor Universitas Semarang Andy Kridasusila mengatakan akreditasi program studi S1 Ilmu Hukum yang saat ini berperingkat B harapannya dapat memperoleh peringkat yang yang lebih tinggi, dengan pertimbangan bahwa penyelenggaraan proses belajar mengajar pada Fakultas Hukum berjalan dengan baik dengan didukung oleh sumber daya manusia yang memadahi 7 orang doktor, 20 magister dan 7 orang sedang studi S3.

“Alhamdulillah kami patut bersyukur dan bangga atas diraihnya akreditasi “A” dan tentu akan menjadi modal besar bagi para pengelola untuk bisa semakin baik dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar,” ungkap Andy.

“Tantangan ke depan adalah mempertahankan akreditasi A dan bagi mahasiswa maupun yang akan wisuda tentunya menjadi suatu bekal yang baik baik untuk memasuki dunia kerja,” tambahnya.

Sementara Kaprogdi S1 Ilmu Hukum Dr Amri Panahatan Sihotang MHum berharap dengan diraihnya akreditasi A ini bisa memacu program studi yang lain untuk bisa meraih akreditas A.

Ketua Yayasan Alumni Undip Prof H Abdullah Kelib SH   dalam sambutannya menyampaikan akreditasi menjadi sebuah aset penting untuk menetapkan posisi program  studi dalam tataran kompetisi pengelolan dengan institusi perguruan tinggi dan program studi lain.

“Capaian ini merupakan tolok ukur bagi lembaga pengguna produk program perguruan tinggi untuk memastikan lulusan tersebut layak karena dihasilkan dari proses pengelolaan yang bermutu dan berkualitas,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *