Investasi Perusahaan Korea Bantu Entaskan Kemiskinan di Jateng

SEMARANG (Asatu.id) – Plt Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen menjelaskan, Provinsi Jawa Tengah memiliki 35 kabupaten dan kota. Masing-masing daerah mempunyai potensi yang beragam, baik industri, pariwisata, maupun energi.

Bahkan menurut Gus Yasin, panggilan akrab Wagub Jateng itu, beberapa pengusaha asal Korea telah berinvestasi di Jateng, salah satunya perusahaan sepatu olahraga di Jepara.

“Beberapa perusahaan Korea telah beroperasi di Jateng. Kerja sama ini bisa menyerap tenaga kerja, sehingga dapat mengentaskan kemiskinan. Ini diharapkan bisa terus berlanjut dan lebih ditingkatkan, tidak hanya di sektor industri namun juga di bidang pendidikan, pariwisata, dan sebagainya,” kata Wagub saat menerima Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Kim Chang-Beom yang melakukan audiensi di ruang kerja wakil gubernur, Jumat (22/3).

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menyebutkan sektor-sektor investasi yang bisa dikembangkan di Jateng antara lain, pembangkit tenaga listrik energi baru terbarukan. Salah satunya pembangkit listrik panas bumi yang bisa dikerjasamakan dengan Korea.

“Selain itu produk-produk batik yang khas itu sentranya ada di Jateng, serta produk garmen bisa diandalkan,” kata mantan anggota DPRD Jawa Tengah ini.

Tidak kalah penting, menurutnya, kerja sama bidang pariwisata. Disebutkan dai 677 ribu wisatawan mancangara, sebanyak 1,90 persen atau 12,6 ribu di antaranya merupakan wisatawan asing asal Korea. Karenanya kerja sama bidang pariwisata harus digenjot guna meningkatkan kunjungan wisatawan Korea ke Jateng.

“Jika Pemerintah Korea akan menampilkan kesenian atau budaya khas Korea, kami akan memberikan tempat dan undangan untuk ikut berpartisipasi meramaikan event pariwisata berskala internasional di Jateng. Seperti Dieng Festival Culture, Borobudur Maraton, dan Festival Payung,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *