Kena Dampak Jalan Tol Era Jokowi, Ibu Danur Ketiban Untung

Kena Dampak Jalan Tol Era Jokowi, Ibu Danur Ketiban UntungSEMARANG (Asatu.id) – Pembangunan di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo terus menerus dilakukan, mulai dari pembangunan jalan tol hingga pembangunan infrastruktur yang menguntungkan masyarakat.

Jika dulu, dampak pembangunan membuat masyarakat resah karena ganti untung yang dirasa mencekik, di era kepemimpinan Joko Widodo masyarakat justru mendapat ganti untung yang adil bahkan cenderung menguntungkan.

Seperti yang dialami ibu Madenur (52), pedagang sembako di pasar Jrakah, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang ini.

Perempuan asal Pasadena, Semarang ini justru menjadi miliarder dan bisa membeli lima rumah dibeberapa lokasi usai rumahnya terkena dampak tol Semarang-Batang.

“Awalnya khawatir waktu dapat info rumah bakal kena jalan tol, tapi ternyata ganti untung yang diberikan adil dan menguntungkan masyarakat,” ujar Madenur, saat berdialog dengan Politikus PDI Perjuangan Hevearita G Rahayu saat melakukan sosialisasi kampanye Jokowi-Ma’ruf di Pasar Jrakah, Sabtu (16/3).

Sementara itu, Mbak ita sapaan akrab Hevearita G Rahayu itu mengungkapkan, pembangunan harus menguntungkan semua pihak, dan di era Joko Widodo selalu menguntungkan semua pihak.

“Tidak ada namanya pembangunan merugikan. Pak Jokowi pasti memikirkan masak-masak, tidak asal membangun atau tanpa memperhatikan kepentingan masyarakat. Pak Jokowi ini memakmurkan semua masyarakat,” katanya.

Ibu Madenur, lanjut Mbak Ita, adalah salah satu contoh warga terdampak pembangunan Tol Semarang-Batang yang kini jadi miliarder.

“Ibu Madenur yang hanya pedagang Sembako rumahnya terdampak jalan tol dan mendapat ganti untung sebesar Rp. 7 miliar. Dari uang ganti untung itu kini bu Madenur punya lima rumah dan deposito miliaran. Ini menunjukkan bahwa dampak pembangunan juga menguntungkan masyarakat,” paparnya.

Mbak Ita pun optimis, usai melakukan sosialisasi di pasar-pasar Semarang, paslon nomor urut satu Jokowi-Ma’ruf akan memperoleh suara yang cukup tinggi.

“Tadi saya sempat tanya, sebagian besar pedagang memilih bapak Jokowi, karena hatinya baik, kinerjanya baik dan memperhatikan rakyat kecil. Hal ini menunjukkan antusias masyarakat untuk memilih Jokowi-Ma’ruf pada April mendatang,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *