Jateng Masuk Nominasi Penghargaan Bappenas

PURBALINGGA (Asatu.id) – Konsep no one left behind yang diusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam penyusunan perencanaan dan pembangunan daerah diapresiasi banyak pihak.

Karena konsep tersebut, Jateng masuk sebagai nominator peraih Penghargaan Pembangunan Daerah yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tahun 2019.

Untuk keperluan itu, perwakilan Bappenas, yakni Direktur Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Daerah Bappenas, Agustin Arry Yahya, hadir langsung pada acara Musrenbangwil se-Eks Karesidenan Banyumas yang digelar di Pendapa Kabupaten Purbalingga, Selasa (12/3).

Agustin ingin melihat secara langsung bagaimana proses perencanaan pembangunan yang dilakukan di Jateng.

“Kami datang ke sini dalam rangka penilaian penghargaan pembangunan daerah 2019. Tahun ini Jateng masuk sebagai nominasi penghargaan tersebut,” katanya.

Agustin menerangkan, ada beberapa kriteria dalam penghargaan tersebut. Namun ada dua komponen yang menjadi inti, yakni persoalan perencanaan pembangunan, dan pencapaian dari proses perencanaan itu.

“Nah, kami sekarang ini ingin melihat proses perencanaannya. Ternyata proses Musrenbang di Jateng ini menarik dan unik, karena tidak diselenggarakan di satu tempat, namun di beberapa tempat yakni di beberapa karesidenan,” ucapnya.

Menurut Agustin, apa yang dilakukan Jateng dalam menyusun perencanaan pembangunan sangat bagus. Sebab, dalam perencanaan itu, Pemprov Jateng melibatkan partisipasi masyarakat yang tidak hanya dari unsur pemerintah.

“Ini hebatnya, jadi ada partisipasi dari masyarakat seperti penyandang disabilitas, forum anak dan juga perempuan. Konsep no one left behind benar-benar dijalankan dalam penyusunan perencanaan ini. Tidak ada pihak yang ditinggalkan dalam perencanaan, semua dilibatkan. Tentu ini akan menjadi penilaian yang positif,” tegasnya.

Ditambahkan, penghargaan pembangunan daerah merupakan penghargaan yang diberikan Bappenas secara rutin setiap tahun. Selain bentuk apresiasi atas perencanaan pembangunan dan pencapaiannya, penghargaan tersebut juga sebagai bahan evaluasi pemerintah. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *