Saka Milenial Wadah Peningkatan Literasi Teknologi Informasi Digital Pertama di Indonesia

SEMARANG (Asatu.id) – Langkah Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah membentuk Satuan Karya Pramuka Mitra Inovasi dan Literasi Teknologi Informasi Digital Kwartir Daerah Jawa Tengah (Saka Milenial) akan menjadi yang pertama di Indonesia, khususnya di Jateng, di tengah maraknya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang mengalami perkembangan cukup pesat.

Hal tersebut mempengaruhi perkembangan anggota Gerakan Pramuka didalam berkehidupan sosial, bukan hanya itu saja dengan perkembangan revolusi Industri 4.0 baik secara langsung maupun tidak langsung harus dihadapi oleh kesiapan pola peningkatan keterampilan yang dimiliki oleh anggota Gerakan Pramuka.

Sukma Wahyu Wardhono selaku Urusan Komunikasi Strategis di Kwarda Jateng sekaligus Government Resource Management System (GRMS) Provinsi Jateng mengatakan Saka Milenial ini dibentuk oleh Kwarda Jateng bersama Pemprov Jateng melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jateng dan beberapa anggota Gerakan Pramuka yang memiliki keterampilan di bidang teknologi informatika. Serta berdasarkan arahan Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kwartir Daerah Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Maksud dibentuknya Saka Milenial ini adalah sebagai wadah peningkatan pengetahuan literasi digital dan keterampilan di bidang teknologi informasi, komunikasi dan komputer bagi anggota gerakan pramuka yang menyenangi dan menyukai bidang tersebut,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Ardho ini berharap Gerakan Pramuka sebagai organisasi kepanduan di Indonesia yang memberikan pendidikan karakter kepada anggotanya dalam perkembangannya tentu saja harus mampu mengikuti perkembangan teknologi.

“Sehingga pola pendidikan karakter yang diberikan mampu mencetak generasi muda Indonesia agar lebih terampil dan bersahaja dalam berkehidupan,” pungkasnya.

Sementara itu, Andri Johan selaku Praktisi IT di Relawan TIK Jateng mengatakan salah satu contoh program Saka Milenial yang sudah terealisasi adalah program tepat guna berbasis online bagi masyarakat desa di beberapa karisidenan tentang wawasan teknologi dan informatika antara lain sistem informasi desa, ektp reader, telepon via jaringan internet, live streaming tv dan radio.

“Saat ini sudah ada 211 desa yang akan disambangi hingga bulan Mei 2019. Sedangkan yang sudah terinstall baru 30 desa di kota pemalang pakai jaringan sendiri,” jelasnya.

Selain itu, bersamaan pembentukan Saka Milenial ini diinisiasi pula adanya layanan blog gratis bernama scouts.id bagi Gerakan Pramuka Jawa Tengah yang dibuat sebagai website online dalam hal literasi penulisan seputar Pramuka. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *