Laos Lirik Ahli Ukir Jateng

SEMARANG (Asatu.id) – Jawa Tengah kebanjiran tawaran untuk mengirimkan ahli kayu ke luar negeri. Setelah Suriname dan Rusia, kini giliran Laos yang meminta ahli kayu atau ahli ukir untuk menularkan ilmunya.

Hal tersebut disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Demokratik Rakyat Laos, Pratito Soeharyo saat berkunjung ke Rumah Dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (Puri Gedeh), Jumat (1/3/).

Pratito mengatakan, saat ini Laos sedang over suplai kayu. Seperti Indonesia, negara yang beribu kota di Vientiane itu juga banyak memproduksi furnitur. Namun, dari segi kualitas, masih jauh di bawah Indonesia.

Dia pun melihat potensi pengembangan industri pengolahan kayu itu sangat menjanjikan digarap oleh ahli-ahli perkayuan dari Indonesia, khususnya dari Jateng.

“Penghasilan terbesar kayu di sana sejenis sonokeling dan sekarang sedang over suplai. Saya pernah merayu presiden untuk mengirim ahli kayu ke Laos. Nah Jawa Tengah kan banyak yang ahlinya itu,” katanya.

Ditambahkan, para ahli kayu itu dapat membantu meningkatkan kinerja pengolahan kayu mereka dalam bentuk alih teknologi dan alih keahlian. Untuk langkah awal, dalam waktu dekat Kedubes RI yang berkedudukan di Vientiane akan membangun Wonderful Indonesia Center, dan salah satu yang dibangun adalah rumah adat Jateng.

“Wonderful Indonesia Center itu akan berdiri di lahan 5.000 meter persegi. Apa yang mungkin dari Jawa Tengah bisa di bawa ke sana. Izin sudah keluar untuk Wonderful Indonesia Center. Kita kasih gamelan, ada sekolah Bahasa Indonesia,” papar Pratito. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *