Susun Perda Kesehatan, Dewan Bahas Data Aktual Warga di Solo

SURAKARTA (Asatu.id) – Kalangan Komisi E DPRD Jateng mencari konsep dan aspirasi sistem kesehatan provinsi yang akan diterapkan dalam perda, dengan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Surakarta, Rabu lalu. Rombongan yang diterima oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Setyowati.

Wakil Ketua DPRD Jateng, Ahmadi, selaku pimpinan rombongan mengatakan, untuk pembuatan atau merancang sistem kesehatan yang baik dan bermutu, ada data yang aktual (up to date) terkait kondisi masyarakat.

“Menjadi bagian yang perlu kami diskusikan, bagaimana langkah dan upaya yang harus dilakukan agar semua Warga Jateng mendapat layanan yang baik, berdasarkan penjelasan keadaan dinas dan rumah sakit di daerah Surakarta saat ini,” kata politikus PKS itu.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Sumarsono mengatakan, pengajuan usulan SKP di Surakarta dapat melalui DPRD kabupaten/kota. Menurut dia respons sangat penting untuk melanjutkan usulan tersebut dari Dewan. “Bagaimana kesan dewan terkait hal ini?,” kata Soni, sapaan akrabnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Siti Wahyuningsih mengatakan, pada 2006 SKP sudah digulirkan. Pada tahun itu, atas inisiasi dewan, SKP sudah dapat di lanjutkan. Ia juga mengatakan bahwa kesadaran kesehatan tidak bisa dilaksanakan hanya melalui pemerintah tapi dukungan masyarakat antara lain pihak swasta serta organisasi-organisasi lain yang mendukung.

“Kelompok pembantu sebenarnya sangat dekat dengan masyarakat terutama organisasi yang dibentuk sendiri oleh masyarakat. Dari sinilah penggalakkan mengenai peduli kesehatan dilakukan,” kata Siti. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *