Teror Pembakaran Kendaraan Harus Dilawan Bersama

Teror Pembakaran Kendaraan Harus Dilawan BersamaPEKALONGAN (Asatu.id) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menjadi inspektur upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-69 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-57 secara terpusat di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, Kamis (21/02).

Pada kegiatan yang mengusung tema “Merawat Bhinneka Tunggal Ika Demi Indonesia” itu, wagub mengajak segenap elemen masyarakat melawan secara bersama-sama teror pembakaran kendaraan yang terjadi di berbagai daerah. Kegiatan tersebut diikuti ribuan anggota Satpol PP dan Satlinmas yang datang dari 35 kabupaten/ kota se-Jateng itu.

Gus Yasin, panggilan akrab wagub, juga berharap pada momentum HUT ini, kedua satuan tersebut dapat semakin profesional. Tak hanya berintegritas dalam melayani masyarakat dan menegakkan berbagai peraturan daerah (Perda), namun juga dituntut selalu siaga menjaga dan merawat suasana kondusif di wilayah Jateng.

Termasuk menghadapi teror pembakaran kendaraan yang semula terjadi di Kota Semarang, kini merembet ke daerah lain seperti Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang dan terakhir meneror masyarakat Kabupaten Temanggung.

“Teror pembakaran motor ini harus kita lawan bersama. Kewaspadaan harus ditingkatkan. Kegiatan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) harus digiatkan dan ditumbuhkan lagi karena sudah mulai jarang, meskipun kemarin waktu di Sragen saya lihat ada jimpitan koin. Kan kalau dulu ada tempat menaruh beras, sekarang jimpitan diganti koin (pecahan uang logam),” katanya.

Selain menyinggung teror pembakaran kendaraan, Gus Yasin juga mengingatkan suhu politik menjelang Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) kian meningkat. Dia berpesan agar seluruh Forkopimda maupun personel Satpol PP dan Satlinmas di 35 kabupaten/kota untuk mengambil peran positif serta menjaga iklim kondusif, agar pelaksanaan pesta demokrasi pada April mendatang itu berjalan lancar dan damai.

“Simulasi dan koordinasi dengan rekan TNI dan Polri harus intens dilakukan. Saya juga yakin fungsi intelijen sudah berjalan. Mangga berbarengan dijaga keamanan Jateng. Maka, melalui upacara ini, mari kita bulatkan tekad agar pemilu serentak ini berjalan demokratis, jujur dan tentu saja menggembirakan,” tegasnya.

Upacara tersebut juga dimeriahkan penampilan tari kolosal berjudul “Batik Jlamprang” persembahan pelajar SMP dan aksi marching band SMA Medika Kota Pekalongan. Pada kesempatan yang sama, Gus Yasin juga menyerahkan sejumlah bantuan dari Baznas Jateng kepada sejumlah anak.(IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *