Galakkan Sosialisasi Pengawasan, Bawaslu Kota Semarang Gandeng Kampung Tematik Jurang Blimbing

SEMARANG (Asatu.id) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, gandeng Kampung Tematik Jurang Blimbing, Kecamatan Tembalang untuk sosialisasikan pengawasan berbasis kelompok.

Ketua Bawaslu Kota Semarang Muhammad Amin mengatakan, deklarasi gerakan masyarakat untuk mengawal pesta demokrasi dalam Pemilu 2019 sangat di perlukan. Mengingat masyarakat adalah pemilik  kedaulatan tertinggi dalam sistem demokrasi.

“Pentingnya pelibatan masyarakat secara luas dalam Pemilu 2019 secara langsung dan sebagai proses penyadaran tentang hak pilih,sosialisasi dan  dampak politik uang,” katanya, Kamis (21/2).

Lebih lanjut, Amin mengungkapkan, bahwa pemilihan kampung tematik di kampung Jurang Blimbing berdasarkan pada keunikan serta kreativitas masyarakatnya yang masih perduli pada nilai-nilai budaya tradisi. Seperti wayang, kuda lumping, jaran kepang dan ketoprak.

“Tepat kalau Bawaslu Kota Semarang memilih Kampung itu sebagai media sosialisasi apalagi jelang hajatan Pemilu,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Jateng Sri Sumanta menekankan pentingnya turun secara langsung ditengah-tengah masyarakat dan memberikan sosialisasi secara terus menerus dan menjelaskan tentang keberadaan pengawas pemilu.

“Kami berharap kawan-kawan pengawas membumikan sosialisasi dengan melibatkan masyarakat secara langsung, agar masyarakat dapat ikut serta dalam pengawasan partisipasif dengan menjadi mitra bagi pengawas yang memberikan informasi awal tentang dugaaan pelanggaran dalam pemilu,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *