Babak 16 Besar Piala Indonesia, PSIS Andalkan Pemain Muda Hadapi Bhayangkara FC

SEMARANG (Asatu.id) – PSIS Semarang mengandalkan pemain muda saat menghadapi Bhayangkara FC pada Babak 16 Besar Piala Indonesia, di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa besok (19/2).

Dari 15 pemain yang diboyong ke Jakarta, terdapat sejumlah pemain eks punggawa PSIS U-19. Satu-satunya pemain berusia 19 tahun yang dibawa tim besutan Jafri Sastra adalah Tegar Infantrie.

Meski didominasi pemain muda, Laskar Mahesa Jenar tetap menurunkan pemain pilar untuk mendampingi sekaligus mengangkat mental dan moral pemain juniornya.

Empat pilar PSIS yang mendapat tugas untuk mengatur ritme permainan, masing-masing Hari Nur Yulianto, Bayu Nugroho, Komarodin, Fauzan Fajri, M Rio, dan Joko Ribowo.

Pada lawatan di leg pertama 16 besar Piala Indonesia tersebut, PSIS juga mengusung tiga pemain barunya, yakni Ganjar Mukti Muhardiyana, Soni Setiawan dan Heru Setyawan.

Laga tandang ini tidak bisa dikawal langsung oleh Jafri Sastra. Pelatih asal Padang tetap berada di Semarang untuk menggembleng pemain lain yang tidak ditampilkan melawan Bhayangkara.

“Ibrahim Conteh, Muhammad Yunus dan Jandia Eka Putra masih dalam proses pemulihan fisik. Mereka tetap berlatih rutin bersama Pak Jafri Sastra di Semarang,” kata Asisten Pelatih PSIS Semarang pelatih Dwi Setiawan ‘Londo’ Widyantoro, kemarin.

Selama meladeni perlawanan Bhayangkara FC, menurut Wiwid panggilan akrab Widyantoro, para pemain PSIS akan didampinginya bersama pelatih fisik, Budi Kurnia.

Kendati mengandalkan pemain muda dan tanpa didampingi pelatih kepala, Laskar Mahesa Jenar bertekad untuk mencuri poin dari tim tuan rumah Bhayangkara FC.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *