Tiga Siswi Meninggal saat Ujian Praktik di Kolam Renang, Dinas Pendidikan Kota Semarang Langsung Gelar Rapat Evaluasi

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Pendidikan Kota Semarang menyayangkan adanya kejadian yang mengakibatkan meninggalnya tiga siswi SMP Negeri 25 Semarang saat mengikuti ujian praktik di kolam renang Paradise Club Jalan Utari I, Perumahan Indraprasta Semarang, Sabtu (16/2) lalu.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengatakan, pihaknya langsung menggelar rapat evaluasi dengan seluruh kepala sekolah di Kota Semarang.

“Kami pasti melakukan evaluasi dengan adanya kejadian ini. Seluruh kepala sekolah sudah kami kumpulkan untuk melakukan evaluasi, termasuk koordinator satuan pendidikan,” katanya, Minggu (17/2).

Digelarnya rapat evaluasi tersebut, lanjut Gunawan, sebagai bentuk imbauan, sehingga kejadian tersebut tidak terulang lagi di lain waktu. Gunawan mengakui kegiatan ujian praktik di kolam renang tersebut merupakan kegiatan resmi dari SMP Negeri 25 Semarang.

“Ada penilaian, dan itu acara resmi dari sekolah. Cuman untuk kejadian meninggalnya tiga siswi tersebut belum diketahui kronologinya,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ujian praktik tersebut, terdapat empat kelas yang mengikuti dengan jumlah siswa totla 148 siswa dan siswi.

“Ada dua guru pendamping dalam ujian praktik itu. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani pihak berwajib,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *