Perlu Pengembangan Akses Jalan Dongkrak Pengunjung Borobudur

Perlu Pengembangan Akses Jalan Dongkrak Pengunjung BorobudurSEMARANG (Asatu.id) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendukung peningkatan akses jalan untuk mendongkrak kunjungan wisata ke Borobudur.

“Semoga cepat terealisasi dan beroperasi bandara baru di Yogyakarta. Tapi yang menjadi tantangan kita bandara ini ada di Kulonprogo yang aksesnya terhadap destinasi wisata di sekitar bandara, seperti Borobudur dan Prambanan memang perlu dipikirkan secara matang. Saya setuju akses jalan juga harus dikembangkan,” ujarnya.

Wagub menyampaikan hal itu saat menghadiri Seminar Legenda Borobudur di Royal Ambarukmo, Jumat (15/2). Ikut hadir Menteri Pariwisata RI Arief Yahya.

Gus Yasin, sapaan akrab wagub menjelaskan, pemerintah pusat bersama dengan Pemprov Jateng dan Pemprov DIY merencanakan pembangunan jalur baru yang memudahkan akses destinasi wisata Borobudur dengan destinasi wisata pendukung lainnya.

“Yang akan kita laksanakan yaitu pembangunan akses jalan tol Semarang-Yogya yang langsung melalui Magelang,” pungkasnya.

Sementara Menteri Pariwisata, Arief Yahya menandaskan, pemerintah terus menggenjot kunjungan wisata Borobudur sebagai salah satu dari sepuluh destinasi wisata prioritas nasional.

Jumlah wisatawan mancanegara yang melancong ke candi Budha terbesar di Tanah Air, bahkan dunia itu, menurut Menpar, hanya berkisar sepersepuluh jika dibandingkan dengan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Angkor Wat, Kamboja.

“Angkor Wat itu 2,5 juta kunjungan pada tahun 2018, sedangkan Borobudur hanya 250 ribu, hanya sepersepuluh,” terangnya.(IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *