Pembangunan Rendah Karbon, Rukma Ingatkan Pentingnya Peningkatan SDM

Pembangunan Rendah Karbon, Rukma Ingatkan Pentingnya Peningkatan SDMKARANGANYAR (Asatu.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengorientasikan pembangunan rendah karbon dalam rencana pembangunan lima tahun kedepan. Masih tingginya angka kemiskinan menjadi pekerjaan rumah (PR). Untuk itu pembangunan  peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi prioritas. Evaluasi pendidikan juga akan dilakukan.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi, mendorong penguatan lapangan usaha unggulan di bidang pertanian, kehutanan dan pertanian. Di sisi pengeluaran perlu digalakkan ekspor komoditas unggulan seperti furniture, kriya, fashion serta peningkatan investasi.

Hal itu disampaikan Rukma Setyabudi dalam sambutan  Pembukaan Masa Musrenbang dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2020 Provinsi Jawa Tengah, di Hotel Lor In, Kamis (14/2).

“Kita harus fokus pada prioritas dan sasaran berdasarkan isu-isu strategis serta berorientasi pada output, outcome, benefit dan impact yang terukur, kami  sependapat bahwa penanganan isu-isu strategis pembangunan perlu adanya inovasi dan kreasi dalam setiap program kegiatan”, papar Rukma.

Legislator PDIP itu menambahkan, perlunya konsistensi dan keseriusan untuk menjalankan perencanaan berbasis money follow programme priority yang efektif dan efisien karena akan menentukan meningkatnya kesejahteraan masyarakat serta prinsip pembangunan daerah berkelanjutan dapat terus dijalankan.

Dalam kesempatan itu Gubernur Ganjar Pranowo dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) RI/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menandatangani nota kesepakatan Perencanaan Pembangunan Rendah Karbon,Jawa Tengah merupakan provinsi kedua se-Indonesia setelah Provinsi Sulawesi Selatan yang menandatangani komitmen tersebut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *