Angka Kematian Ibu Turun 14 Persen Per Tahun

Angka Kematian Ibu Turun 14 Persen Per TahunSEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, jika menilik capaian Pemprov Jateng dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI), program “Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng” telah berhasil menurunkan AKI sekitar 14 persen per tahun sejak diluncurkan pada 2016.

AKI di Jateng pada 2017 adalah 88,58 per 100.000 kelahiran hidup. Padahal, pada 2013 AKI masih berada di titik 118,62 per 100.000 kelahiran hidup.

“Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng ini juga agar bisa mencegah kematian anak. Karena ini masa depan Indonesia. Ini manusia yang harus kita siapkan sejak dini,” ujar gubernur.

Gubernur menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Tingkat Provinsi di Wisma Perdamaian, Senin (11/2).

Gubernur menambahkan bahwa capaian program di Jateng melebihi target dunia yakni Sustainable Development Goals (SDGs) yang menargetkan AKI sekitar tiga persen per tahun atau 90 per 100.000 kelahiran hidup.

Selain itu juga melebihi Millennium Development Goals (MDGs) target AKI yang dicanangkan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) adalah 102 per 100.000 kelahiran. Pengarusutamaan Gender (PUG) menjadi penting agar seluruh kebijakan publik di Jateng mengacu ke sana.

“Karena waktu Millennium Development Goals beberapa poin tidak tercapai, maka sekarang kita sudah melambung ke SDGs makin berat lagi,” tandasnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jareng, Sri Winarna menyebutkan, pemberdayaan bagi perempuan kepala keluarga dilakukan antara lain dengan memberikan pelatihan literasi, membentuk kelompok simpan pinjam, serta mendukung usaha kecil.

“Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan akses pada program-program perlindungan sosial. Selain pengentasan kemiskinan, penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) juga menjadi pekerjaan rumah yang dibahas dalam rakor PUG tersebut,” katanya.(IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *