Walikota Semarang : Berantas Nyamuk DB Paling Efektif dengan Cara 3M

SEMARANG (Asatu.id) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, langkah efektif pemberantasan nyamuk Aides Aegypti yakni dengan cara melakukan 3M. Dibanding dengan melakukan pemberantasan dengan menggunakan cara fogging.

“Yang paling efektif menggunakan cara 3M, yaitu menguras bak, mengubur barang bekas, dan menutup tempat air,” katanya, kemarin.

Lebih lanjut, Hendi sapaan akrab Walikota itu mengungkapkan, tindakan menguras, menutup dan mengubur barang-barang yang tidak terpakai di rumah, disarankannya terus rutin dilakukan warga.

Menguras bak mandi dan tandon air secara rutin demi membuang jentik dipastikannya menjadi salah satu cara mengurangi berkembangnya nyamuk Aides.

“Membersihkan atau menggosok dinding bak atau tempat penampungan air juga diperlukan, karena telur nyamuk dapat menempel erat di dinding bak, sehingga perlu disikat untuk dapat terbuang,” ungkapnya.

Dengan adanya beberapa kejadian kasus DB di Kota Semarang, Hendi berharap masyarakat lebih kritis dalam menanggapi wabah penyakit tersebut. Apalagi fogging bukan satu-satunya cara paling efektif dalam memberantasnya.

“Saya bahkan akan menegur Dinkes jika masih memberikan fasilitas fogging untuk warga yang meminta. Mari sama-sama belajar, fogging bukan solusi terbaik. Kecuali memang sudah ada kondisi khusus, fogging diperbolehkan,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *