Tim Gabungan Tertibkan 601 APK melanggar di Kota Semarang

Tim Gabungan Tertibkan 601 APK melanggar di kota SemarangSEMARANG (Asatu.id) – Bawaslu Kota Semarang bersama KPU, Kesbangpol, Satpol PP serta stakeholder terkait kembali melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye(APK) pada Rabu (6/19) yang melanggar ketentuan dalam Peraturan Walikota no 65 tahun 2018.
Tim Gabungan dibagi 4 kelompok yang menyisir wilayah Barat, utara, selatan dan timur Kota Semarang.
Penertiban APK ini merupakan periode ketiga setelah sebelumnya di bulan Desember 2018 telah menertibkan 4.607 yang melanggar ketentuan pemasangan dan menertibkan 50 mobil angkutan umum yang berbranding.
Tidak seperti biasanya, penertiban APK ini tidak dilakukan di malam hari tapi pagi hari karena faktor cuaca.
Menurut  Anggota Bawaslu Kota Semarang Nining Susanti, ada 601 APK yang diduga melanggar yang berhasil ditertibkan.
“Sebagian besar ditertibkan karena dipasang dengan cara dipaku dipohon,” ungkapnya.
Jumlah ini menurut Nining diprediksi akan bertambah secara signifikan karena dalam seminggu kedepan jajaran pengawas pemilu ditingkat kelurahan dan kecamatan juga akan melakukan penertiban APK diwilayahnya masing-masing.
“Jajaran kami sudah melakukan identifikasi APK yang diduga melanggar yang tersebar di perkampungan seluruh kota Semarang dan sudah direkomendasikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setelah diteruskan ke PAC parpol dalam 3×24 jam belum ditertibkan secara mandiri maka akan ditertibkan oleh tim gabungan penertiban APK ditingkat kecamatan,” tutur Nining dalam siaran tertulisnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *