Progres Revitalisasi Sungai BKT di Angka 65 Persen

Sungai Banjir Kanal Timur

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Ruhban Ruzziyatno mengatakan saat ini progres pembangunan revitalisasi sungai Banjir Kanal Timur (BKT) sudah berada di angka 65 persen.

Menurutnya, capaian 65 persen tersebut merupakan gabungan dari tiga paket pekerjaan, yakni paket I sepanjang 1,95 km dari muara sungai hingga Jembatan Kaligawe, paket II dari Jembatan Kaligawe hingga Jembatan Citarum sepanjang 2,05 km, dan paket III 2,7 km dari Jembatan Citarum hingga Jembatan Majapahit.

“Sedang dalam pengerjaan parapet atau dinding sungai sepanjang bantaran Sungai BKT,” katanya, Kamis (7/2).

Lebih lanjut, Ruhban mengungkapkan, saat ini masih terdapat beberapa kendala dalam pembangunan Sungai BKT. Salah satunya pembangunan parapet yang saat ini masih terkendala kondisi sosial, yakni masih banyaknya hunian yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai BKT.

“Terutama di sebelah kiri di Jalan Barito itu masih banyak. Kami masih menunggu untuk dilakukan pembongkaran oleh Pemerintah Kota Semarang.  Begitu dibongkar, kami lubangi untuk dibuat pondasi, begitu terus secara perlahan. Hal ini cukup memakan waktu lama. Sementara di Sebelah kanan pengerjaan hampir selesai,” ungkapnya.

Meski target pengerjaan normalisasi BKT hingga akhir 2019, lanjut Ruhban, pihaknya sudah mendapat instruksi dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk dapat segera terselesaikan.

“Proyek BKT ini kami mulai di akhir 2017. Multiyears 3 tahun berati 2019 akhir selesai. Selama ini kami sebetulnya mendapat instruksi 2018 akhir selesai, tapi ternyata realisasi di lapangan belum bisa karena masih ada PKL belum pindah,” ujarnya.

Dia berharap, Pemerintah Kota (Pemkot Semarang) dapat segera menyelesaikan relokasi para PKL yang berada di bantaran sungai tersebut. Hal ini mengingat pengerjaan normalisasi Sungai BKT juga akan berlanjut ke tahap berikutnya, yakni menyelesaikam normalisasi dari Jembatan Majapahit hingga Pucang Gading.

“Paket I, II, dan III total 6,7 km. Sementara, total dari muara sampai Pucang Gading 14,7 km. Jadi masih ada 8 km dari Majapahit sampai Pucang Gading. Kalau ini akan dilanjutkan, Pemkot harus selesaikan dulu sepanjang 6,7 km ini,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *