Ganjar Beri Tugas Bupati Kebumen Reformasi Birokrasi

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memberikan pekerjaan rumah (PR) besar kepada Yazid Mahfudz usai dilantik sebagai Bupati Kebumen di sisa masa jabatan hingga 2021, Jumat (1/2).

PR besar yang dimaksud Ganjar adalah reformasi birokrasi. Bahkan Ganjar siap mengirim tim pendamping jika Yazid merasa kewalahan.

Yazid Mahfudz dilantik sebagai Bupati menggantikan Yahya Fuad yang dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan tiga tahun masa pencabutan hak politik karena kasus suap, yang menurut Ganjar telah menciderai masyarakat dan tata kelola Kebumen.

“Kebumen harus bangkit, harus reformasi birokrasi total. Kebumen harus berubah 180 derajat,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, hal pertama yang harus dilakukan dalam reformasi birokrasi di Kebumen adalah soal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sampai eselon 4 dan juga anggota DPRD. Meski hal itu berat, namun jika Istikomah melakukan pendekatan, Ganjar yakin bisa terealisasi.

“Perintahkan seluruh aparatur di kebumen mengisi LHKPN sampai eselon 4, perintahkan satu Minggu selesai. Provinsi sudah seperti itu. Ajak juga DPRD,” katanya.

Yazid Mahfudz yang semula sebagai wakil bupati, bakal memimpin Kebumen hingga 2021, terhitung sejak pelantikan, Jumat (1/2).

Hak tersebut berdasar Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.33/178 tahun 2019 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Menjadi Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Kebumen. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *