Wagub Minta Mahasiswa Ikut Redam Konflik Politisasi Agama

SEMARANG (Asatu.id) – Menjadi pembicara Seminar Nasional “Indonesia Damai Mereduksi Politisasi Agama di Tahun Politik” di Aula Kampus III UIN Walisongo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak seluruh civitas akademika UIN Walisongo, khususnya mahasiswa, agar ikut meredam konflik yang dijumpai di sekitarnya.

Wagub juga meminta civitas akademika UIN Walisongo melawan isu-isu SARA, hoaks, perpecahan, dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

Meski menurutnya antusiasme mahasiswa dalam bidang politik rendah, Gus Yasin, sapaan akrab wagub, berharap mereka tetap memikirkan hal itu.

Wagub mencontohkan, ketika pesta demokrasi, mahasiswa cenderung tidak memilih caleg maupun capres atau tidak pulang ke kampung halamannya. Itu perlu menjadi perhatian khusus.

“Mahasiswa harus menjadi tonggak, garda terdepan dalam memberikan edukasi pentingnya, melawan isu hoaks, SARA yang memusuhi agama, maupun memusui negara,” tegasnya, Rabu (30/1).

Selain Gus Yasin, pembicara lainnya yang hadir, Komisioner KPU Jateng Ikhwanudin, Ketua Bawaslu Jateng Fajar Saka, serta Wakil Rektor I UIN Walisongo, Musahadi. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *