Tahun 2018, BRT Trans Semarang Terima 756 Keluhan dan Saran

Tahun 2018, BRT Trans Semarang Terima 756 Keluhan dan SaranSEMARANG (Asatu.id) – Sejumlah 756 keluhan dan saran telah diterima BRT Trans Semarang selama tahun 2018. Demikian disampaikan Kepala Badan Layanan Umum (BLU) UPTD Trans Semarang Ade Bhakti, Selasa (29/1).

“Keluhan dan saran tersebut diterima baik melalui call center 1 5000 94, Media Sosial antara lain: WhatsApp, Instragram, Twitter, Facebook, SMS, dan Lapor Hendi,” ungkapnya.

Ade melanjutkan adapun keluhan yang masuk bulan Januari 83, bulan Februari 105, Maret 80, April 55, Mei 43, Juni 52, Juli 79, Agustus 41, September 68, Oktober 54, November 57, dan Desember 39.

“Sementara  pada  tahun 2017, Trans Semarang menerima 670 keluhan dan saran,” lanjutnya.

Ade menambahkan keluhan dan saran tersebut, diperoleh dari 7 koridor yang saat ini telah beroperasional. BRT Trans Semarang telah memiliki 7 koridor, yakni Koridor 1 Mangkang – Penggaron, koridor 2 Ungaran – Terboyo, Koridor 3 Pelabuhan -Elizabeth, Koridor 4 Cangkiran – Tawang, Koridor 5 Meteseh- Bandara, Koridor 6 UNDIP – UNNES, koridor 7 Genuk– USM – Balaikota, ditambah dengan koridor Bandara  (yang beroperasional mulai pukul 18.00 – 24.00).

“Keluhan dan saran yang masuk dikelompokkan menjadi beberapa  klasifikasi, antara lain armada tidak merapat Shelter 49, pelayanan driver  171, Kondisi Bus 97, kondisi shelter 77, Interval Waktu Pelayanan 28, pelayanan Petugas 88, tiket  26,  jalur tidak sesuai  2, komplain rute 44, komplain penumpang penuh 1,  permintaan jalur khusus 1, permintaan penambahan shelter 74, permintaan penambahan armada 42, penambahan jam layanan 39, permintaan penambahan rute 17,” jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *