Pemprov Siap Kucurkan Rp 19 Miliar untuk Penataan TPI Klidang Lor

Pemprov Siap Kucurkan Rp 19 Miliar untuk Penataan TPI Klidang LorBATANG (Asatu.id) – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Klidang Lor 3, Kabupaten Batang, segera dilakukan penataan. Untuk kepentingan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menggelontor anggaran sebesar Rp19 miliar.

Rencana penataan TPI Klidang Lor 3 disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat meninjau lokasi banjir di Kabupaten Batang, Rabu (30/1). Gubernur menyempatkan melihat kondisi TPI tersebut.

Ganjar yang didampingi Bupati Batang, Wihaji dan perangkat daerah lainnya, berjalan menyusuri lokasi TPI sambil melihat proses pembuatan kapal. Dia bahkan ikut naik ke atas kapal menggunakan tangga kecil. Selain untuk TPI, lokasi itu juga digunakan sebagai tempat labuh kapal dan lokasi galangan kapal untuk membuat kapal-kapal baru.

“Kawasan ini perlu dilakukan penataan. Bupati sudah mengajukan proposal kepada saya dan nanti kami akan bergotong royong menata lokasi ini,” kata gubernur.

Untuk penataan itu, Ganjar menerangkan akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 19 miliar. Sementara terkait proses pembangunan dan penataan, diserahkan sepenuhnya kepada bupati.

“Nanti akan kami bantu dari keuangan, bupati yang mengerjakan. Sebenarnya ini sudah lama ingin kami tata, tapi baru sekarang terealisasi karena bupatinya ini semangat sekali,” tambahnya.

Selain membuat lokasi itu nyaman, lanjut mantan anggota DPR RI ini, penataan TPI Klidang penting agar kondisinya tidak semrawut.

“Kami tata agar tertib, nanti kami perbaiki agar nelayan juga nyaman. Nantinya akan ditata, galanganya di mana, kapalnya di mana dan cara sandarnya bagaimana. Kalau semua tertata rapi kan enak,” ucapnya.

Gubernur menekankan proses penataan TPI Klidang itu membutuhkan dukungan penuh dari para nelayan dan pemilik galangan kapal yang ada di lokasi. Jika tidak, upaya penataan yang direncanakan ini tidak akan berjalan baik.

“Kami sangat butuh dukungan para nelayan dan pemilik galangan kapal ini. Semuanya kami lakukan demi para nelayan agar nyaman dalam mencari nafkah,” tandasnya. (IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *