Pengguna Narkoba Capai 1,16%, Pembuatan Perda Perlu Dilakukan

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah Muhammad Nur mendukung adanya rencana pembuatan Perda narkoba di Jateng tersebut.

“Membuat Perda tentang narkoba sangat penting. Dengan begitu akan ada regulasi agar ada tindakan yang jelas nantinya,” ungkapnya pada acara diskusi Prime Topic dengan tema “Wujudkan Jateng Bebas Narkoba”, di Ruang Bahana, Hotel Noormans, Semarang, Selasa (29/1).

Sebelumnya, Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setiabudi melontarkan akan menindak tegas para pelaku pengedar narkoba yang ada di Jawa Tengah dengan cara membuat Perda yang mengatur tentang narkoba.

Nur merinci, ancaman Negara Indonesia ada tiga aspek, yaitu narkoba, teroris dan koruptor. Di antara tiga aspek tersebut,  penyalahgunaan narkoba menempati peringkat yang paling atas.

“Dengan usaha melalui pembuatan Perda ini saya beerharap agar masyarakat ikut serta untuk menumpas narkoba,” paparnya.

Sementara itu, lanjutnya, terkait total masyarakat yang menggunakan narkoba terhitung 1,16% dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 267 juta jiwa.

“Untuk itu, kita sangat mendukung upanya pembuatan perda DPRD Jateng terkait narkoba. Itu menunjukkan bahwasannya kita diperhatikan. Melalui perda tersebut kita akan mampu bersinergi dengan baik,” terangnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *