Dari Pelantikan Pejabat Pemprov, Ada Penampilan Carissa dan Pesan Sekda

Dari Pelantikan Pejabat Pemprov, Ada Penampilan Carissa dan Pesan SekdaSEMARANG (Asatu.id) – Acara pengambilan sumpah janji pejabat pimpinan tinggi pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang berlangsung di Wisma Perdamaian, Jumat (25/1) malam, berlangsung dalam suasana yang indah, santai, ceria namun khidmad.

Selain dimeriahkan MC kocak Sarju, acara di gedung yang bernama asli De Vredestein itu juga dihibur penampilan Carissa Kusumaning Asih (8), gadis tuna netra asal Rembang yang beberapa waktu lalu menemui Ganjar Pranowo di Kantor Gubernuran. Di hadapan undangan yang hadir, Carissa mamamerkan lantunan suara emasnya.

Carissa Kusumaning Asih, siswi SLB Negeri Rembang yang tinggal di Desa Landoh, Kecamatan Sulang, lahir prematur dengan saudara kembarnya, Calista.

Sejak usia tiga bulan, Carissa telah didiagnosis menderita retinopathy of prematurity (ROP). Berkali-kali Carissa menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan sosok Ganjar Pranowo yang sering ia dengar hanya dari suara di televisi dan radio.

Dengan diantar orang tuanya, Andi Bachtiar dan Dian Kusumaning Ayu, akhirnya Carissa bisa bertemu dengan orang nomor satu di Jawa Tengah itu. Bahkan Carissa mendapat hadiah sebuah biola dari gubernur idolanya.

Acara pelantikan 29 pejabat Pemprov, juga dihadiri Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi, dan Sekda Provinsi Sri Puryono.

Kepada wartawan yang mewawancarainya, Sri Puryono menyampaikan, dengan pengangkatan 29 pejabat eselon II yang mengisi sejumlah posisi kepala biro, kepala dinas dan asisten itu, saat ini masih tersisa sembilan formasi pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas PU BMCK, Dinas Kelautan dan Perikanan.

“Pak gubernur sudah berpesan agar para eselon III silakan mendaftar. Jabatan yang kosong itu nanti akan diisi dengan sistem lelang,” katanya.

Ditambahkan Sekda, 29 pejabat yang telah dilantik diberi waktu dua hari, Sabtu dan Minggu, untuk membuat rancangan-rancangan kerja maupun inovasi. Itu sebabnya pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan dipilih pada Jumat.

“Senin lusa akan ada arahan langsung dari pak gubernur. Tentu acuan utama yang harus dipegang pejabat baru adalah RPJMD (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” tandasnya.(IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *