Relawan DD Jateng Salurkan Logistik untuk Korban Banjir Kebumen

Relawan DD Jateng Salurkan Logistik untuk Korban Banjir KebumenSEMARANG (Asatu.id) –  Dompet Dhuafa (DD) bersama tim relawan mendistribusikan 250 paket logistik bahan makanan pokok untuk korban terdampak banjir di Desa Madurejo, dan Desa Sidodadi Kecamatan Puring, Kebumen baru-baru ini.

drg. Imam Rulyawan MARS., Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi mengungkapkan, pendistribusian logistik tidak berjalan dengan mudah. Hal itu lantaran akses jalan menuju lokasi masih terendam air dengan ketinggian sepinggang orang dewasa.

“Ini menyebabkan proses distribusi bantuan logistik membutuhkan waktu lebih lama karena harus secara bertahap. Dusun Bulusari ada ratusan kepala keluarga yang menjadi korban. Sebagian bertahan dirumah karena selama banjir berlangsung,” katanya.

Sebelumnya, dia menjelaskan, wilayah tersebut adalah salah satu yang paling parah karena ketinggian air mencapai 1-2 meter, sehingga akses jalan putus total sejak Rabu (16/1). Dalam keadaan itu, dia mengungkapkan, warga bertahan dengan logistik seadanya.

“Walau banjir sudah mulai surut, sebagian tempat masih terisolir karena akses jalan yang masih tergenang cukup tinggi, yaitu Desa Madurejo dan Sidomulyo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah”, jelasnya.

Hingga Senin, (21/01) kemarin sejak banjir terjadi, terdapat 145 kepala keluarga yang tinggal di Dusun Bulusari, Desa Madurejo, Kecamatan Puring masih terisolir akibat akses jalan utama yang masih terendam air cukup tinggi.

Dompet Dhuafa Jawa Tengah sendiri telah mendirikan dapur umum sejak Kamis (17/1) untuk pemenuhan pangan sekitar 1000 jiwa di pengungsian serta penduduk yang masih terisolir banjir di Wilayah Kecamatan Puring.

“Selain posko Dapur Umum yang dirikan dan distribusi logistik tim medis dari LKC Dompet Dhufa Jateng juga hadir untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak.  Tim medis  akan berada di wilayah terdampak Senin  (21/1) sampai Rabu (23/1) pekan ini sehingga warga dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan ditengah kondisi ini”, bebernya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *