PLN Garap WKP Gunung Ungaran, Ganjar: Tenaga Panas Bumi Paling Jos

Panas bumi Gunung Ungaran

SEMARANG (Asatu.id) – PT PLN Persero, bakal menggarap proyek geotermal Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran yang sempat mangkrak di tangan swasta.

Terkait dengan itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap PT PLN Persero mengambil langkah tepat dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan energi baru terbarukan.

Menurut Ganjar, penggunaan energi baru terbarukan, harus dimulai saat ini. Karena konsumsi bahan bakar minyak harus berkurang, gas belum optimal, batu bara mencemari dan ditakutkan mencemari. Sementara energi baru terbarukan dari angin belum bagus dan energi surya belum optimal.

“Maka sebenarnya panas bumi ini yang paling jos. Dan kita punya. Rumusnya sederhana, di mana ada gunung berapi, di situ ada panas buminya. Kita punya potensi Gunung Lawu, Gunung Slamet, Telomoyo dan hari ini ada di Ungaran yang lebih dekat,” kata Ganjar, Selasa (22/1).

Untuk eksplorasi panas bumi Gunung Ungaran saat ini telah dipegang oleh PLN. Ganjar berharap hal tersebut bisa mempercepat pengerjaan proyek, terlebih dengan meningkatnya porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi 2025 yang ditargetkan mencapai 23%. Dan ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat agat mengerti apa itu panas bumi.

“Kendala biasanya sosial, makanya saya pesan agar ada pendekatan, sosialisasi kepada masyarakat adalah arti penting, cara kerjanya, luasan yang diterima seperti apa sehingga masyarakat jadi mengerti. Kan kita sudah belajar, dari Gunung Lawu orang bilang nggak setuju, nggak setuju karena takut, maka dikasih tahu dulu,” pesannya.

Kalau bicaranya jangka panjang, lanjut Ganjar, kebutuhan energi kita khususnya listrik untuk masyarakat harus ter-cover semuanya dan panas bumi adalah pilihan bagus.

“Meskipun ini investasi mahal,  tapi seterusnya tidak pakai operasional lagi karena sudah otomatis muncul dari dalam bumi, tinggal dikelola,” katanya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *