Wagub Minta Masyarakat Makmurkan Masjid dengan Berbagai Kegiatan

SEMARANG (Asatu.id) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, H Taj Yasin Maimoen meminta masyarakat untuk senantiasa memakmurkan masjid dengan berbagai aktivitas keagamaan. Jangan sampai masjid dibangun megah, namun sepi atau tidak ada kegiatan yang bermanfaat.

“Jangan sampai masjid didirikan, tetapi kegiatannya kosong. Apalagi kemajuan peradaban dimulai dari sini, dan dari masjid kita berupaya meraih dunia dan akhirat,” ujarnya saat memberi sambutan pada peresmian Masjid Baitul Muttaqin di Dusun Barong, Desa Simpur, Kecamatan Belik, Pemalang, Minggu (20/1).

Acara peresmian masjid dirangkai dengan pengajian umum dan Simpur Bersalawat itu. Peresmian masjid yang berlokasi di lereng Gunung Slamet ini, selain sebagai tempat ibadah juga merupakan awal untuk menyongsong atau menyelenggarakan pendidikan ilmu keagamaan, kegiatan-kegiatan masyarakat, serta berbagai aktivitas memakmurkan masjid.

“Dengan makmurnya masjid, maka semua akan diingatkan untuk senantiasa ingat kepada Allah dan Nabi Muhammad. Dengan diresmikannya masjid ini, diharapkan akan menambah dan memperlancar rejeki masyarakat Simpur dan sekitarnya,” harap Gus Yasin, sapaan akrab wagub.

Meskipun berada di pelosok pegunungan, kata dia, masjid yang dibangun atas swadaya masyarakat itu berdiri megah di tengah desa yang hijau dan indah. Kelancaran pembangunan masjid berlantai dua tersebut merupakan wujud keguyuban dan kegoyongroyongan warga.

“Kita jaga ukhuwah islamiyah dan kerukunan masyarakat. Meskipun berada di pelosok pegunungan, tetapi pembangunan masjidnya megah. Ini sebagai bukti bahwa masyarakatnya optimistis dan kegotongroyongan warga sangat tinggi,” beber mantan anggota DPRD Jateng ini.

Diungkapkan, tidak sedikit pembangunan masjid yang tersendat akibat terkendala dana, bahkan banyak pula yang turun ke jalan raya untuk meminta sumbangan kepada masyarakat. Hal itu rupanya tidak berlaku di Desa Simpur. Berkat keguyuban dan kegotongroyongan warga, pembangunan Masjid Baitul Muttaqin berjalan lancar hingga berdiri kokoh di tengah kawasan pegunungan.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yasin mengungkapkan kekagumannya atas keasrian desa yang berada di kaki Gunung Slamet tersebut. Selama perjalanan menuju Desa Simpur, hutan pinus dan derasnya air sungai menerjang bebatuan menyajikan pemandangan yang elok dan menyejukan mata.

“Saya di sini jadi ayem, seolah jauh dari hiruk pikuk kesibukan kota dan membuat kita lupa berbagai persoalan dunia. Sepanjang perjalanan masuk ke sini, saya melihat tadi sungainya bersih dan pemandangannya sangat indah. Saya berpesan, rawatlah sungai dengan baik, jaga kelestarian alam kita,” pintanya.

Sebelumnya, Wakil gubernur menghadiri Maulid Akbar dan Haul ke-31 Mbah Nur di Desa Walangsanga, Kecamatan Moga Pemalang. Haul kiai yang dikenal dengan sebutan Mbah Nur Moga itu dihadiri ribuan warga dari Pemalang dan sekitarnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *