Pengajian Bisa Jadi Wahana Saling Mengingatkan dan Koreksi

Pengajian Bisa Jadi Wahana Saling Mengingatkan dan KoreksiSEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menghadiri Haul Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya, di Jalan Duku, Lamper Kidul, Semarang Selatan, Selasa (15/1) malam.

Dalam sambutan singkatnya, Ganjar Pranowo mengingatkan, pengajian atau kegiatan keagamaan tak hanya untuk beribadah, melainkan juga bisa dimanfaatkan sebagai wahana untuk saling mengingatkan dan mengoreksi. Hal itu sekaligus merekatkan hubungan di kalangan masyarakat.

Ganjar meminta agar pengajian seperti malam itu dirawat dan digelar setiap hari, sehingga dapat menjadi wahana untuk saling mengingatkan, saling menghormati, dan mengoreksi.

Sehingga, lanjut Ganjar, bentrokan dan perpecahan tidak akan terjadi. Pertemuan tersebut bisa juga disisipi berbagai sosialisasi, salah satunya ajakan untuk merawat sungai.

“Ada lagu, Semarang kaline banjir. Kalau dirawat dan dijaga bersama dengan tidak membuang sampah sembarangan, maka Semarang tidak banjir lagi,” tuturnya.

Dia juga meminta setiap orang agar selalu membahagiakan orang lain. Apalagi, dengan membahagiakan orang lain akan mendapat pahala.

Terkait bencana yang terjadi, Ganjar juga meminta kepada para bupati dan wali kota untuk hati-hati dan menyiapkan masyarakatnya tangguh bencana.

“Jangan saling menyalahkan. Saya merasa senang ketika terjadi bencana di daerah lain, masyarakat bergerak bersama memberikan bantuan dengan ketulusan dan keguyuban. Bangsa ini akan terus menerus ada karena kontribusi masyarakatnya,” paparnya.

Hadir dalam acara yang selesai pada dini hari itu, Syaikh Muhammad Adnan Al Afwiyuni dari Damascus Syria, Syaikh Riyadh Bazou dari Beirut Lebanon, Syaikh Aun Muin Al Quddumi dari Amman Jordania serta Habib Luthfi bin Ali bin Yahya.

Keempatnya secara bergantian menyampaikan mauidoh khasanah. Sementara, untuk doa, dipimpin Habib Ja’far bin Muhammad bin Hamid bin Umar Alkaff.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *