7 Dosen FH Unwahas Lakukan Pengabdian Masyarakat

SEMARANG (Asatu.id) – Sebanyak tujuh dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang terjun secara langsung melakukan pengabdian masyarakat dengan cara memberikan penyuluhan hukum terhadap calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di PT Al Wihdah Jaya Sentosa, Jalan Tegal Rejo, Bawen, Kabupaten Semarang.

Ketujuh dosen tersebut, yakni Yurida Zakky Ummami, Anto Kutanto, M Arif Agung Nugroho, Aditya Putro Prakoso, masing-masing bergelar magister hukum. Kemudian tiga lainnya bergelar doktor, di antaranya M Shidqon Prabowo, E Susilo dan Mastur.

Ketujuhnya secara bergantian menyampaikan paparan tentang perlindungan hukum bagi pekerja migran Indonesia sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) nomor 18 tahun 2017.

Dekan FH Unwahas, Dr Mastur dalam pemaparannya menyampaikan perlindungan pekerja migran Indonesia sebagai penyumbang devisa negara memang perlu diperhatikan oleh semua pihak, baik pemerintah, para penegak hukum, lembaga pendidikan, maupun masyarakat.

Dia menjelaskan, negara tidak bisa bekerja sendirian untuk melakukan verifikasi dan pendataan terhadap PMI dan juga terhadap pemberi kerja. Ia menyebutkan, dengan jumlah PMI yang jutaan tentunya negara harus melibatkan masyarakat dan juga mahasiswa Indonesia yang ada di luar negeri tempat pekerja migran tersebut bekerja, dengan tujuan untuk membantu melakukan proses pendataan dan verifikasi ulang terhadap seluruh PMI.

“Dengan begitu pengawasan terhadap PMI dan pemberi kerja, bukan hanya dibebankan terhadap negara, tetapi juga dengan melibatkan masyarakat dan juga mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di negara tersebut,” kata Mastur, Rabu (16/16).

Sementara itu, Direktur PT Alwihdah Jaya Sentosa Dr Endar Susilo menyampaikan terima kasih atas kegiatan penyuluhan hukum tersebut. Ia berharap kegiatan tersebut juga bisa diadakan di Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang lain selain di perusahaannya.

“Tentu kami merasa senang dan berterima kasih atas penyuluhan hukum yang di lakukan oleh FH Unwhas, tentu akan bermanfaat untuk kami yang awam pemahaman hukum, yang nantinya bisa bermanfaat dan menjadi bekal ilmu di negara tujuan,” imbuh salah satu PMI yang akan berangkat ke Hongkong, Wiwik Rahayu. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *