Dubes Tiongkok Sambangi Sam Poo Kong, Kagumi Kerukunan di Kota Semarang

Dubes Tiongkok Sambangi Sam Poo Kong, Kagumi Kerukunan di Kota SemarangSEMARANG (Asatu.id) – Melengkapi kunjungannya di Semarang, Duta Besar Republik Rakyat China Tiongkok, Xian Qian dan rombongan menyambangi Klenteng Sam Poo Kong, Kamis (10/1) sore. Sebelumnya, Dubes Xian Qian juga mengunjungi Sangiran dan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Di Sam Poo Kong, rombongan Dubes Tiongkok itu pun menyusuri seluruh lokasi yang ada di Klenteng, termasuk Goa Lama dan Goa Baru. Di sela perjalanan menuju Goa Baru, pandangan mereka tertuju pada deretan prasasti yang menceritakan sejarah Sam Poo Kong dalam tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin.

Mereka pun memilih untuk membaca prasasti yang ditulis dengan huruf mandarin. Mulai dari kisah Ekspedisi ke Samudera Barat, Gudang di Malaka, Menumpas Bajak Laut Chen Zhu Yi/ Tan Tjo Gie, Membantu Mengatasi Perang Saudara, Menumpas Pemberontakan Su Gan La, hingga Penyelamatan Dubes China yang menunjukkan hubungan baik Indonesia dengan negara tirai bambu tersebut yg sudah terjalin sejak abad XIII.

Suasana tampak akrab bak reuni, Rombongan dan pengurus Yayasan Klenteng Agung Sam Poo Kong Semarang terlihat asyik berbincang dengan menggunakan bahasa mandarin. Mengakhiri kunjungannya, mereka pun menyaksikan film mengenai sejarah Klenteng Sam Poo Kong yang diputar di ruang rapat.

Ketua Yayasan Klenteng Agung Sam Poo Kong Semarang, Chandra Budi Atmaja menyatakan senang dengan kehadiran Dubes dan jajaran pejabat Republik Rakyat Tiongkok, di antaranya Konsul Jenderal China di Surabaya Gu Jingqi, Wakil Atase Pertahanan Zhao Yunfei, Kepala Bagian Politik Wang Shikun, Sekretaris Kedua Zhao Qiang, Atase dan penerjemah Li Jibin, Konsul Liu Jiahui, Atase Ma Xiaoxuan. Terlebih, ada sejarah dari Tiongkok yang mewarnai perjalanan Laksamana Cheng Ho di Klenteng Sam Poo Kong, tempat persinggahan Cheng Ho saat menyebarkan ajaran Islam.

Menurut Candra Budi Atmadja, Dubes Xian Qian mengagumi terjaganya kerukunan antarumat beragama di Kota Semarang. Dubes berpesan agar masyarakat tetap menjaga kerukunan dan toleransi tersebut.

“Pak Dubes terkesan dengan kerukunan dan toleransi umat beragama yang ada di sini. Beliau berharap kebersamaan tersebut tetap terjaga dengan baik,” tandas Chandra.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *