Kota Semarang Raih Penghargaan Kota Cerdas 2018

SEMARANG (Asatu.id) – Kota Semarang meraih penghargaan Kota Cerdas 2018. Dalam Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) 2018, Kota Semarang menempati peringkat 2 dalam kategori Kota Metropolitan dengan nilai 63,69, mengungguli Kota Tangerang Selatan yang mendapat nilai 61,68.

Penghargaan diberikan oleh Kompas dalam acara penganugerahan IKCI 2018, di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Rabu (9/1). Penghargaan tersebut diserahkan kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Kota Semarang, Nana Storada.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, mengapresiasi,  di mana Kota Semarang saat ini terus menunjukkan perbaikan dalam ranking indeks Kota Cerdas setiap tahunnya.

“Saya masih ingat bahwa di tahun 2015 Semarang masih di peringkat 5, saat ini sudah di peringkat 2, sesuatu yang positif tentu saja,” katanya.

Dengan prestasi tersebut, Hendi berharap semua stakeholder bisa lebih bahu membahu untuk membangun Kota Semarang kedepanya.

“Harapannya tentu semua stakeholder bisa lebih nyengkuyung lagi Kota Semarang ke depannya, karena sudah terlihat bahwa yang dilakukan selama ini sudah on the right track,” imbuhnya.

Sementara, penyusunan indeks Kota Cerdas tersebut berbasiskan pada Lingkaran Kota Cerdas milik Boyd Cohen, pegiat Kota Cerdas Internasional. Dalam lingkaran tersebut, Kota Cerdas ini dibangun dari banyak aspek dan dikelompokkan menjadi enam pilar, yakni lingkungan cerdas, mobilitas, pemerintahan, ekonomi, masyarakat, dan kualitas hidup.

Dengan berpedoman pada enam pilar tersebut yang diterapkan pada 93 kota di Indonesia, kemudian dirumuskan peringkat indeks kota cerdas. Peringkat yang dihasilkan menunjukkan sejauh mana implementasi konsep kota cerdas di tiap-tiap kota.

Capaian Kota Semarang ini berdasarkan penilaian juri yang didasarkan data yang dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik dan sejumlah lembaga lain. Penilaiannya melibatkan 12 pakar. Dari 93 kota otonom yang dinilai dibagi menjadi empat kategori sesuai jumlah penduduknya. Kategorinya yaitu kota metropolitan, kota besar, kota sedang dan kota kecil.

Kota metropolitan, yaitu kotegori kota berpenduduk lebih dari 1 juta jiwa, kota besar berpenduduk lebih dari 500.000 jiwa hingga kurang dari 1 juta jiwa, kota sedang, daerah berpenghuni lebih dari 100.000 jiwa hingga 500.000 jiwa. Terakhir, ada kelompok kota kecil yang berpenduduk paling banyak 100.000 jiwa.

Keluar sebagai 12 kota dengan skor tertinggi yaitu: Kota Metropolitan (Surabaya, Semarang, Tangerang Selatan), kota besar (Denpasar, Surakarta, Malang), kota sedang (Manado, Salatiga, Yogyakarta), dan kota kecil (Padang Panjang, Sungai Penuh, Solok).

Penyusunan Indeks kota cerdas ini bermanfaat untuk mendapatkan gambaran seberapa besar kesiapan dan daya dukung kota-kota di Indonesia dalam meningkatkan pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sedangkan, bagi pihak-pihak pengusaha, pemetaan Kota Cerdas bermanfaat untuk mendapatkan gambaran secara umum kota-kota yang potensial untuk berinvestasi. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *