Tol Trans Jawa Jadi Media Promosi dengan Showroom

SEMARANG (Asatu.id) – Adanya tol Trans Jawa yang baru-baru ini diresmikan, tak hanya meningkatkan kinerja dari segi logistik, tetapi dapat pula menumbuhkan sektor pariwisata dengan adanya showroom di masing-masing daerah.

Showroom yang rencananya akan ada di beberapa titik rest area tol ini akan berisi showcase daerah-daerah yang dilewati tol, seperti oleh-oleh, makanan khas serta kerajinan yang dapat ditemu di kota terdekat tempat rest area tersebut.

“Misal kita lewat Semarang, akan ada showroom Semarang. Sedang di Salatiga, akan ada showroom Salatiga dan seterusnya,” ujar Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya saat berkunjung ke Semarang, belum lama ini.

Showroom Semarang, sebagai contoh, dapat berisi makanan-makanan khas, seperti mangut, lumpia dan wingko babat. Selanjutnya showroom akan merekomendasikan kuliner-kuliner khas tersebut yang terkenal di Semarang, apabila pelancong ingin mencoba langsung di tempat aslinya.

“Contohnya kalo mau mangut yang lebih enak adanya di Bu Ana atau Bu Fath. Itu tidak jauh dari situ dan akan dipromosikan,” katanya.

Mengenai biaya tol, menurut dia, akan diusulkan perhitungan khusus, jika kendaraan keluar dan masuk di satu kota pada hari yang sama, tidak akan dikenai biaya. Hal tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk mendorong orang-orang agar semudah itu keluar tol di satu kota untuk menikmati kuliner atau berwisata di kota tersebut. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *