Wakil Ketua PHRI Jateng: Tingkat Hunian Hotel di 2018 Capai 94%

Wakil Ketua PHRI Jateng: Tingkat Hunian Hotel di 2018 94%SEMARANG (Asatu.id) – Tingkat hunian hotel di Jateng  di 2018, hingga Desember lalu cukup tinggi sampai 94%. Angka tersebut naik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yang hanya 91%.
Hal tersebut diungkapka Wakil Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah, Benk Mintosih, sejak sebelum puncak libur natal dan tahun baru, mayoritas kamar hotel telah terisi atau full booking.
Khusus di Kota Semarang, PHRI Jateng mencatat okupansi hotel full di angka 100%. Benk menyebut, kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan tahun 2017 lalu, yakni 91 persen apabila dirata-rata.
“Tahun lalu rata rata 91% se Jateng,” kata Benk beberapa waktu lalu.
General Manager yang akrab disapa Babeh ini menuturkan, beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya tingkat hunian ini adalah infrastuktur jalan tol yang sudah menyambungkan Kota Semarang dengan berbagai daerah. Selain itu, banyaknya destinasi wisata di Jateng yang baru dibuka.
“Terbaru seperti Saloka dan jembatan banjir kanal barat. Itu menarik minat masyarakat khususnya dari Jakarta, Jawa Barat dan lainnya datang ke Semarang,” tambahnya.
Sementara itu dari data BPS Provinsi Jateng jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Jawa Tengah mengalami penurunan. Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, kunjungan wisman melalui pintu masuk bandara Ahmad Yani Semarang pada November 2018 tercatat sebanyak 1.844 kunjungan, mengalami penurunan sebesar 2,69%.
“Jumlah kunjungan wisman terbanyak masih berasal dari warga negara berkebangsaan MaIaysia yaitu 904 kunjungan, disusul Singapura 320 kunjungan dan India sebanyak 119 kunjungan,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *