Punya KTP Belum Masuk DPT? Ini Syarat Supaya Bisa Nyoblos

Punya KTP Belum Masuk DPT? Ini Syarat Supaya Bisa NyoblosSEMARANG (Asatu.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng masih terus melakukan penyisiran terhadap warga yang belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Upaya penyisiran itu dilakukan secara masif dengan cara sosialisasi hingga ke wilayah desa/kelurahan melalui KPU kabupaten/kota.

Menjawab persoalan warga yang belum terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Jawa Tengah, Paulus Widiantoro menjelaskan, jika ada warga yang mengalami masalah itu, maka diputuskan masih bisa menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) sesuai alamat tempat tinggalnya.

Menurut Paulus, sebagai penyelenggara pemilu, KPU akan memudahkan pemilih yang belum masuk DPT untuk tetap bisa menggunakan hak pilihnya. Caranya dengan menggunakan KTP dan melakukan pendaftaran sebelum hari pemungutan suara.

“Untuk menghindari adanya penumpukan pendaftaran DPT baru, bagi pemilih yang belum masuk daftar pemilih tetap tapi sudah memiliki KTP elektronik maka proses pendaftaran dilakukan 30 hari sebelum hari pencoblosan,” tutur Paulus.

KPU juga akan melakukan sosialisasi terkait persoalan orang yang sudah terdaftar di suatu TPS, namun pada hari H karena suatu hal tidak bisa hadir di TPS itu. Calon pemilih ini bisa mengurus pindah memilih dengan A-5.

“Secara masif teman-teman KPU kabupaten/kota sampai dengan PPS melakukan sosialisasi itu,” tutur Paulus.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *