Stabilkan Harga Beras, Bulog Luncurkan KPSH

SEMARANG (Asatu.id) –  Perum Bulog Subdivre Semarang meluncurkan kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium (KPSH) sebagai sarana stabilitasi harga.

Peluncuran kegiatan KPSH dilakukan Kepala Perum Bulog Subdivre Semarang Muchson di Gudang Bulog Palebon Subdivre Semarang, Kamis (3/1). Acara ini  dihadiri Kasubag Bina Produksi Bagian Perekonomian Setda Kota Semarang Siky Handini.

“KPSH ini bagian dari upaya untuk stabilitasi harga beras medium dan mengendalikan inflasi,” kata Muhson.

Menandai peluncuran KPSH, Perum Bulog Subdivre Semarang mengelontorkan beras ke sejumlah pasar tradisinal dan rumah pangan. Dengan penambahan beras tersebut, diharapkan harga beras mediun yang akhir-akhir ini meningkat cukup signifijan bisa beransur-ansur turun dan bisa stablil kembali.

Menurut Muhson, KPSH untuk wilayah Semarang secara serentak akan dilakukan di lima titik pasar, yakni

Pasar Johar MAJT, Pasar Gayamsari, Pasar Bulu, Pasar Peterongan, dan Pasar Karangayu. Untuk penstabilkan harga beras di pasaran, pihaknya akan pbmenggunakan cadangan beras Pemerintah.

“Kami juga akan memasok beras medium ke jaringan distribusi Bulog, toko dan kelurahan/desa,” paparnya.

Selain Kota Semarang, KPSH juga serentak dilakukan pemda ’tetangga’, yakni Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Salatiga.

“Khusus untuk Kota Semarang, beras yang digelontorkan untuk KPSH sebanyak 24.508 ton. Sedang harga jual wilayah Semarang dipatok Rp 8.100/kg.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *