Tutup Tahun 2018 Pendapatan Goa Kreo Lampaui Target

Tutup Tahun 2018 Pendapatan Goa Kreo Lampaui Target

Caption: Pengunjung Obyek Wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang di hari pertama tahun 2019, Selasa (1/1). (inez/asatu.id)

SEMARANG (Asatu.id) – Obyek wisata Goa Kreo yang berada di kelurahan Kandri, Gunungpati Semarang menutup tahun 2018 dengan pendapatan yang lampaui target hingga 157%.

Hal tersebut diungkapkan Arif Trilaksono, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, saat ditemui di kantor pengelola Goa Kreo di Gunungpati Semarang, Selasa (1/1).
“Tahun 2018 ditutup dengan pendapatan total lampaui target hingga 157% dari target sebesar 540 juta rupiah,” ujarnya.
Arif menambahkan, realisasi pendapatan tahun 2018 tersebut mencapai sekitar 847 juta rupiah. Meski target untuk tahun 2019 belum ditentukan namun Arif mengaku senang pada animo masyarakat terhadap obyek wisata yang dikeloa pemkot Semarang ini.
“Cukup membahagiakan karena tempat yang kami kelola ini bisa melampaui target meski dengan harga tiket masuk yang termasuk minim, hanya Rp 5.000,-,” ungkapnya.
Goa Kreo dan Waduk Jatibarang sendiri pada puncak libur natal dan tahun baru dikunjungi sekitar 4400 pengunjung, hingga pukul 4 sore hari kemarin. Meski termasuk padat namun angka tersebut cenderung menurun dibandingkan dengan pengunjung awal tahu  lalu yang mencapai 7000 orang pada hari pertama tahun baru.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *