Gatot: Tiga Smart untuk Tingkatkan Profesionalitas Guru

Gatot: Tiga Smart untuk Tingkatkan Profesionalitas GuruSEMARANG (Asatu.id) – Songsong revolusi industry 4.0 dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Gatot Bambang Hastowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah yang purnatugas berpesan, tentang pencanangan tiga smart di sekolah-sekolah, yakni smart learning, smart thinking dan smart doing.

 

Hal itu disampaikan Gatot usai menerima surat purnatugasnya dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono di Aula Ki Hajar Dewantoro, Kantor Disdikbud Jateng, Jumat (28/12). Menurutnya guru memiliki peranan sentral dalam menghadapi tantangan di era globalisasi saat ini. Sehingga guru dituntut untuk tidak sekedar mengajar, lebih dari itu guru harus menjadi pendidik yang menanamkan budi pekerti kepada para siswa.

 

“Untuk itu, profesionalitas mutlak dimiliki guru, untuk mencetak generasi muda terpelajar dan berkarakter, sehingga guru harus kita latih agar semakin profesional, termasuk bagaimana kita memanfaatkan teknologi di era revolusi industri 4.0,” ujarnya.

 

Gatot menjelaskan, ke depannya pekerjaan manual akan semakin berkurang menyongsong revolusi indistri 4.0. Ia menambahkan dengan adanya pemanfaatan teknologi tersebut, sumber daya manusia di Indonesia perlu terus meningkatkan kompetensi diri, sehingga tidak tergerus oleh teknologi.

 

Peningkatan kompetensi ini dimulai dari sekolah, yakni para guru. Dengan meningkatnya kompetensi, tenaga mumpuni di Indonesia juga dapat bersaing dengan negara Asean lain. Pasalnya  di beberapa tahun mendatang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) juga akan diterapkan di Indonesia Gatot menjelaskan, demi menghadapi segala tantangan tersebut, siswa pun harus diajarkan keterampilan berkolaborasi dan berkomunikasi yang baik.

 

“Pekerja Indonesia bisa bekerja di Singapura, Jepang, dan negara lainnya dengan catatan memiliki kompetensi diri atau mumpuni,” pungkasnya

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *