Kemenkumham Jateng Tutup Latsar CPNS

Kemenkumham Jateng Tutup Latsar CPNSSEMARANG (Asatu.id) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kantor Wilayah Jawa Tengah melaksanakan penutupan latihan dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III tahun 2018 di Wisma Widya Praja BPSDMD Prov Jateng, Jumat (21/12).

Kasubag Penyusunan Pelaporan Humas dan TI Kemenkumham Jateng, Hazmi Saefi mengungkapkan, penyelenggaraan Latsar dimaksudkan untuk membentuk PNS yang profesional dan berkarakter. Telebih, mereka sebagai pelayan masyarakat harus menunjukkan integritasnya untuk negara.

“Karakter dibentuk oleh sikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran CPNS dalam NKRI, serta menguasai bidang tugas perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat,” kata Hazmi dalam siaran tertulisnya.

Hazmi menjelaskan, peserta yang telah melakukan Latsar ini berjumlah 870 orang yang terdiri atas 22 angkatan. Mereka terbagi dalam golongan II sebanyak 723 orang dan Golongan III sebanyak 147 orang.

“Golongan II untuk tamatan SMA sebagai penjaga Lapas, Golongan III tamatan S1 sebagai penjaga tahanan. Keseluruhan berasal dari jajaran Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah,” bebernya.

Dipaparkan, sebelumnya, Latsar ini merupakan kerjasama antara Kanwil Kemenkumham Jateng dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng yang diselenggarakan mulai tanggal 1 Mei s/d 30 November 2018 di Kampus BPSDMD Jateng dan Balai Latihan Koperasi dan UMKM Jateng.

“Di sini, BPSDMD Provinsi Jawa Tengah sebagai Penjamin Mutu,” terang Hazmi.

Selanjutnya, kata dia, kurikulum Latsar CPNS Golongan II dan Golongan III dilaksanakan selama 113 Hari Kerja atau 1.141 jam pelajaran (JP) dengan perincian, 33 hari kerja untuk pembelajaran klasikal setara 288 JP dan 80 hari kerja untuk pembelajaran non klasikal atau aktualisasi nilai dasar profesi PNS setara dengan 853 JP.

Peserta Latsar diberikan pembelajaran antara lain menyangkut nilai-nilai dasar PNS yaitu akuntabilitasn nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, antikorupsi dan studi lapangan.

“Dengan adanya pelatihan dasar CPNS ini diharapkan dapat menghasilkan pegawai PNS profesional yang berkarakter dalam melaksanakan tugas dan jabatannya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat persatuan bangsa,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *