Bawaslu Kota Semarang Sidangkan Perkara Rekruitmen PPK Kecamatan Gajah Mungkur 

SEMARANG (Asatu.id) – Bawaslu Kota Semarang untuk keempat kalinya menggelar sidang ajudikasi pelanggaran administrasi dengan agenda pembacaan kesimpulan oleh pelapor Lusiana, peserta seleksi rekruitmen panitia pemilihan kecamatan (PPK)  dan terlapor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang.

Majelis pemeriksa dalam sidang tersebut nantinya akan menerima kesimpulan pelapor dan terlapor. Sidang terakhir rencananya akan digelar Jumat (21/12) dengan agenda pembacaan putusan berkaitan dengan diterima atau tidaknya gugatan dari pihak pelapor.

Sementara pascaputusan, baik pelapor maupun terlapor mempunyai hak untuk mengajukan putusan koreksi kepada Bawaslu RI melalui Bawaslu Jawa Tengah.

Diketahui sebelumnya, pelaporan tersebut berawal dari laporan dari Lusiana Rahayu S (54 tahun) kepada Bawaslu kota Semarang yang melaporkan adanya dugaan malprosedur dalam perekrutan anggota tambahan PPK di Kecamatan Gajah Mungkur.

Dikatakan Naya Amin Zaini SH MH, Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Semarang, pelapor melaporkan KPU Kota Semarang yang menetapkan 2 (dua) peserta yang tidak terundang seleksi menjadi anggota PPK sesuai SE KPU RI No. 1373/ PP.05-SD/01/KPU/XI/2018.

”Oleh karena itu Bawaslu memproses laporan ini  berdasarkan Perbawaslu 8 tahun 2018 tentang penanganan pelanggaran administrasi dan Administrasi Terstruktur, sistematis dan masif. Dengan jangka waktu maksimal 14 hari sejak sidang awal hingga putusan,” terang Naya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Koordiv Sengketa Bawaslu kota Semarang Oki Pitoyo Laksono menambahkan, dalam persidangan Bawaslu Kota Semarang menerima pokok–pokok laporan dari pelapor dan selanjutnya menerima Jawaban/tanggapan dari terlapor.

Sampai pada tahap pembuktian, Bawaslu menerima daftar bukti dan bukti surat baik dari pelapor maupun terlapor dan menerima daftar saksi serta menghadirkan saksi untuk dimintai keterangan. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *