Ramaikan Bisnis Printing, Monokrom Printing Hadir di Semarang

Ramaikan Bisnis Printing, Monokrom Printing Hadir di SemarangSEMARANG (Asatu.id) – Monokrom Printing yang berlokasi di Jl. Citarum No.41 Semarang resmi dibuka. Dilengkapi dengan suasana yang berbeda yakni menyediakan co working space bagi pelanggan, Kamis (6/22)

Selain itu, menghadirkan pula terobosan baru pada bisnis print shop di Semarang dan Jawa Tengah, Monokrom Printing hadir dengan mesin produksi Fuji Xerox Iridesse Production Press dari Astagraphia Document Solution sebagai mesin unggulannya.

Astragraphia yang selama ini dikenal sebagai pemimpin di industri mesin-mesin printing Fuji Xerox, berkomitmen untuk mendukung bisnis grafika yang kian menjanjikan, khususnya di Kota Semarang.

Sejak tahun 2013 lalu, Semarang telah menginisiasi program Semarang Smart City, konsep pengelolaan kota berbasis digital dan terintegrasi. Salah satu indikator dalam program ini adalah Smart Economy yang berfokus pada perkembangan ekonomi daerah Semarang.

Berbicara tentang perekonomian daerah, erat hubungannya dengan pertumbuhan UKM. Berdasarkan laporan Dinas Koperasi dan UKM Kota Semarang, saat ini tercatat jumlah UKM di Semarang mencapai lebih dari 14.000 dengan penambahan sekitar 2.000 UKM setiap tahunnya.

“Melihat dari perkembangan UMKM dan beberapa sektor lain di Semarang, kami optimis bisnis printing masih akan terus berkembang, terutama di segmen kemasan (packaging). Kami melihat bisnis kemasan merupakan bisnis yang menunjang bisnis-bisnis lain sehingga pasar yang dituju masih terbuka luas,” ujar Agus Riyanto Owner Monokrom Printing Semarang.

Apalagi saat ini, Agus menambahkan, pemerintah juga sangat mendorong pertumbuhan UKM, yang banyak membutuhkan kemasan untuk bisnisnya. Oleh karena itu, pihaknya memutuskam untuk tidak tanggung-tanggung dalam berinvestasi pada bisnis ini. Pilihan mereka jatuh pada mesin Fuji Xerox Iridesse Production Press dari Atragrahia yang saat ini merupakan yang terbaik di kelasnya.

“Selain dengan Astragraphia, disini kami juga mengedepankan consumer experience untuk pelanggan kami. Kami berupaya untuk memberikan pelayanan yang premium serta desain interior yang homie, sehingga mampu membangun suasana yang ramah dan membuat pelanggan merasa nyaman untuk memilih Monokrom sebagai vendor printing pilihan,” tambahnya.

Dilansir dari laporan Badan Pusat Statistika di kuartal ketiga pada tahun 2017 lalu, bisnis kemasan berkontribusi hampir 50% dari penjualan pada industri percetakan. Bisnis ini juga terus bertumbuh positif jika dibandingkan dengan usaha di bidang offset printing seperti buku, majalah, spanduk, dan sebagainya.

Berdasarkan laporan tersebut, bisnis kemasan diprediksi untuk menjadi segmen utama pada industri grafika. Hal ini mendasari para pelaku bisnis untuk mulai berinvestasi pada mesin digital.

Eko Wahyudi Santoso, Chief of Business Operation 2 PT Astra Graphia Tbk mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk menghadirkan inovasi-inovasi yang dapat mendukung terciptanya ekosistem bisnis yang dinamis.

Salah satu mesin yang menjadi unggulan kami adalah Fuji Xerox Iridesse Production Press dengan fitur dan spesifikasi tinggi sehingga pelanggan tidak perlu ragu saat menuangkan desain yang mereka mikiki dari versi digital untuk kemudian dicetak.

Iridesse Production Press merupakan sebuah printer high-end untuk kalangan professional. Mesin produksi Iridesse ini diklaim sangat cocok bagi pelaku bisnis kreatif karena merupakan satu-satunya mesin printer yang memiliki kemampuan mencetak enam warna, termasuk warna-warna spesial seperti metalik dengan metode single pass, menggunakan tambahan hingga dua dry ink spesial warna Gold, Silver, Clear (spot), dan White dengan kualitas hasil cetak yang menawan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *