Pembangunan Tol Semarang-Solo Ruas Salatiga-Kartasura Capai 98 Persen

Pembangunan Tol Semarang-Solo Ruas Salatiga-Kartasura Capai 98 PersenSEMARANG (Asatu.id) – Pembangunan proyek Tol Semarang-Solo Ruas Salatiga-Kartasura, progresnya saat ini sudah mencapai 98%. Hal ini membuktikan bahwa proyek jalan tol di wilayah Jateng terus mengalami perkembangan positif.

Edi Priono B, Pimpro Tol Semarang-Solo Ruas Salatiga-Kartasura (Paket III) PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), mengatakan, pengerjaan Ruas Salatiga-Kartasura tetap dikebut. Ditargetkan pada 15 Desember nanti proyek itu bisa diresmikan Presiden Joko Widodo.

“Kami berharap nanti bisa diresmikan oleh Presiden. Sekarang cuma pemasangan marka jalan saja,” kata Edi Priono, di hadapan Komisi D DPRD Jateng, saat memantau Proyek Ruas Salatiga-Kartasura Tol Semarang-Solo di Gerbang Tol Boyolali di Kecamatan Mojosongo, Kamis (6/12).

Sementara Manager Administrasi JSN, Fatahillah mengaku, dalam pengerjaan proyek tolo ada beberapa kendala yang dihadapi. Salah satunya yakni permasalahan sosial seperti di daerah Kuripan Kabupaten Semarang, yang warganya meminta jembatan penyeberangan orang (JPO) tapi hal itu masih menunggu keputusan bupati.

“Jika bupati memang meminta JPO, maka harus mengajukan ke pusat. Jika akan dibangun, hal itu juga harus menunggu proyek selesai,” jelas Fatahillah.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso yang memimpin rombongan wakil rakyat mengaku sangat mengapresiasinya. Meski begitu, ia tetap meminta pekerjaan harus segera diselesaikan seperti kesiapan gate atau gerbang tol.

“Gate nya sudah selesai belum kelengkapannya, karena hal itu sangat mendukung perkembangan tol,” kata Legislator PKS itu.

Fatahillah pun mengaku jika pihaknya sudah mempersiapkannya dengan baik. “Soal gate, sudah terpasang. Seperti dari arah Banyumanik ke Boyolali sudah bisa beroperasi,” tutur Fatahillah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *