Deklarasi ODF Tekankan Dampak Sanitasi Tidak Sehat

DEKLARASI: Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr Riskiyana Sukandhi Putra M Kes mewakili Menteri Kesehatan RI saat melakukan sambutan di Halaman Balai Kota Semarang. (doc. Pemkot Semarang)

SEMARANG (Asatu.id) – Deklarasi Open Defecation Free ( ODF ) atau bebas buang hajat terbuka Tingkat Kota Semarang diselenggarakan di Halaman Balai Kota Semarang, Senin (3/12).

Deklarasi dihadiri Walikota Semarang, Penggerak tim PKK Kota Semarang dan beberapa perwakilan seperti Kepala Dinas Prov Jateng, para unsur Muspida Kota Semarang, kepala OPD Kota Semarang dan jajaran kesehatan di Kota Semarang.

Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr Riskiyana Sukandhi Putra M Kes mewakili Menteri Kesehatan dalam kesempatan itu mengungkapkan, ODF ini salah satu upaya untuk mencegah adanya penyakit yang diakibatkan oleh diare ataupun semacamnya.

Dijelaskan, sudah selayaknya masyarakat menjaga lingkungan dari timbulnya penyakit berbahaya. Hal itu salah satunya untuk menghindari adanya kasus yang sudah secara nyata ditemukan dampak dari buruknya sanitasi.

“Seperti stunting yang diakibatkan oleh zat yang tidak baik. Apapun makanan yang kita makan akan bocor oleh karena kasus-kasus yang disebabkan oleh karena diare,” tambahnya di sela-sela acara.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *