Inilah Kisah Wali Kota Hendi saat Dihukum ketika Duduk di Bangku SMP

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berkisah pengalaman sewaktu dirinya mengenyam bangku pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Kota Semarang, Senin (26/11).

“Dulu saya pernah dihukum dengan ditarik jambang saya oleh salah satu guru waktu SMP karena terlambat datang ke sekolah dan tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR),” kisahnya saat memperingati Hari Guru Nasional 2018.

Wali Kota Hendi menambahkan pengalaman dihukum ini sangat unik dan lucu, sehingga selalu terkenang dalam benaknya.

“Pengalaman ini tidak pernah bisa saya lupakan. Ada satu guru di SMP saya dulu kalau ketemu sama anak didiknya yang telat atau nggak buat PR pasti jambangnya ditarik gini. Kayaknya pelan, tapi sakitnya luar biasa,” kenangnya.

Suatu hari, Hendi bertemu dengan guru tersebut di lingkungan Pemkot Semarang. Namun sekarang guru yang dulunya adalah guru Bimbingan Konseling (BK) ini kini sudah pensiun.

“Saya sempet bertemu sama beliau di lingkungan Pemkot Semarang, ketemu beberapa tahun yang lalu dengan beliau dan sudah pensiun. Waktu itu saya bilang ke beliau, Pak dulu jenengan sering narik jambang saya ini, lho, sambil ketawa,” katanya.

Hendi mengungkapkan, apa yang dilakukan guru BK-nya masa SMP itu adalah bentuk perhatian dan cara mendidik kedisiplinan seorang guru kepada murid-murid yang dicintainya.

“Ini pola-pola pendidikan jaman dulu yang memberikan rasa disiplin dan rasa sayang seorang guru yang diwujudkan dalam bentuk seperti itu,” pungkasnya.

Hendi berpesan kepada murid-murid supaya selalu menghormati dan patuh kepada guru. Salah satu bentuk menghormati dan menjunjung tinggi kepada guru adalah selalu mengajak berdiskusi supaya kualitas pendidikan semakin bagus.

“Sekarang pola pendidikan sudah bukan satu arah, tapi dua arah, jadi sering-sering berdiskusi terkait hal-hal di lingkungan sosial, seandainya murid belum paham didiskusikan saja  supaya kualitas pendidikan di Kota Semarang semakin oke,” pesannya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *