Proyek SPAM Hasilkan Air yang Bisa Langsung Diminum

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang menandatangani proyek kerja sama dengan badan usaha (KPBU) dalam membangun sistem penyediaan air minum (SPAM).

Proyek dengan nilai investasi Rp 1,2 triliun tersebut akan mengaliri sekitar 60 ribu kepala keluarga (KK) di wilayah Semarang Barat ditandai dengan penandatangan perjanjian kerja sama di PDAM Tirta Moedal Semarang, Jumat (24/11).

“Proyek ini akan mampu mengairi 60 ribu KK di Kecamatan Tugu, Semarang Barat dan Ngaliyan,” ujar Walikota Semarang Hendrar Prihadi usai acara penandatangan perjanjian.

Selain beberapa wilayah tersebut, Hendi sapan akrab Walikota Semarang tersebut juga menyebutkan beberapa titik di wilayah tengah Semarang, seperti bandara, pelabuhan, hotel-hotel dan kawasan industri juga dapat teraliri SPAM.

SPAM Semarang Barat ini rencananya akan selesai di tahun 2020 mendatang dan bisa langsung diminum. Hal ini disampaikan oleh Walikota Semarang saat sambutannya.

“Proyek ini akan menghasilkan air yang kemudian bisa langsung diminum dari krannya supaya nanti ada sebuah kebanggaan. Tidak  hanya diluar negeri saja, di Semarang Insya Allah dengan SPAM Semarang Barat, air ledeng bisa langsung diminum masyarakat,” kata Hendi. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *