Hadapi Generasi Milenial, Hendi Tuntut Guru Buka Wawasan

SEMARANG (Asatu.id) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73 ini, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menuntut para guru di Kota Semarang untuk membuka wawasan seluas-luasnya.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri jalan sehat dan berbagai lomba di Kantor UPTD Pendidikan, Sabtu (24/11). Menurutnya, tuntutan itu seiring dengan bertambahnya usia PGRI dianggap mampu secara baik dalam profesional menghadapi tantangan zaman.

Apalagi, kata dia, yang diajar adalah generasi milenial seperti sekarang ini sehingga ia mengimbau secara tegas kepada para guru untuk tidak kalah dari anak didiknya.

“Guru hari ini dituntut untuk membuka wawasan karena yang diajar adalah generasi milenial, generasi yang cukup dengan klik dapat memperoleh informasi dari dunia lain,” kata dia.

Hendi melanjutkan, tugas guru adalah satu, yakni memastikan secara komunikasi bahwa anak-anak tersebut masih memiliki rasa peka terhadap persoalan sosial. Selain itu, ia juga menekankan untuk para guru agar mengajari anak didiknya untuk menghormati orang yang lebih tua, saling membantu dan saling menghargai.

“Ini yang harus kita masukin terus. Jangan sampai generasi milenial hanya main gadget, mereka gak ngerti kita punya sejarah bangsa luar biasa. Kita ini besar, yang dari dulu orang tahu kita punya yang namanya gotong-royong, saling membantu dan ini jadi kekuatan kita,” tegas dia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *